Rabu, 22 Jul 2026 10:21 WIB

Terganggu Bau Sampah, Warga Kota Probolinggo Wadul Dewan

Warga bersama Komisi 3 DPRD Kota Probolinggo menggelar rapat dengan pendapat atas permasalah sampah di daerahnya. (Foto: Mahfud Hidayatullah/jatimnow.com)
Warga bersama Komisi 3 DPRD Kota Probolinggo menggelar rapat dengan pendapat atas permasalah sampah di daerahnya. (Foto: Mahfud Hidayatullah/jatimnow.com)

Probolinggo - Warga Kelurahan Wiroborang, Kecamatan Mayangan mendatangi Komisi 3 DPRD Kota Probolinggo, Selasa (17/5/2022). Mereka sambat tumpukan sampah yang menimbulkan bau tak sedap.

Syafiuddin salah satu perwakilan warga mengatakan, pihaknya mendatangi dewan lantaran di Kelurahan Wiroborang memiliki permasalahan sampah.

Baca Juga: Baru Diluncurkan, Program Ternak Puyuh Pemkot Probolinggo Bakal Dihentikan

"Sebab, lokasi tempat pembuangan sampah (TPS) sana sudah tidak represetatif dan menimbulkan aroma bau tak sedap. Sehingga warga mendatangi dewan untuk mencari solusi atas permasalah ini," jelasnya.

Ketua Komisi 3 DPRD Kota Probolinggo, Agus Riyanto menjelaskan permasalahan sampah di TPS yang dikeluhkan warga. Pihaknya sudah mengumpulkan sejumlah dinas terkait termasuk DLH serta warga.

"Kami fasilitasi hal itu dan sudah dilakukan rapat koordinasi," jelasnya.

Bahkan Agus menyampaikan dari hasil rapat dengar pendapat selama 10 hari kedepan diharapkan DLH bisa berkoordinas dengan dinas yang menangani aset.

Baca Juga: DPRD Kota Probolinggo Desak Terbitnya Perwali Untuk Perjelas Status Modin

"Jadi bisa dibikinkan TPS baru dan lokasinya tidak begitu jauh dari lokasi TPS yang ada saat ini. Jadi warga bisa diajak kembali untuk diberikan pemahaman terkait hal itu," jelasnya.

Karena permasalahan sampah memang harus ditangani secara serius. Sebab perkembangan perumahan warga semakin tahun semakin pesat di Kota Probolinggo.

"Secara otomatis akan berdampak terhadap penanganan sampah dan juga TPS-nya," tegasnya.

Baca Juga: PT SIER Bagikan Puluhan Alat Pengolah Sampah ke 12 Kampung di Surabaya

Kapala DLH Kota Probolinggo, Rahma Deta Antariksa menjelaskan, dalam waktu 10 hari kedepan pihaknya akan melakukan sosialiasi dengan warga di sana.

"Kami akan tawarkan kepada warga, apakah mau direlokasi TPS-nya atau tidak. Semuanya saya serahkan kepada keputusan bersama warga," imbuhnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.