Sabtu, 13 Jun 2026 20:32 WIB

Gudang Pabrik Makanan Ringan di Tulungagung Terbakar

Gudang pabrik makanan ringan terbakar.(Foto: Bramanta Pamungkas)
Gudang pabrik makanan ringan terbakar.(Foto: Bramanta Pamungkas)

Tulungagung - Sebuah gudang milik perusahaan makanan ringan di Desa/Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung, ludes terbakar api, Jumat (13/5/2022) sekitar pukul 18.00 WIB. Banyaknya material yang mudah terbakar membuat kobaran si jago merah cepat membesar.

Sebanyak 5 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun kerugian ditaksir mencapai Rp1,5 milliar.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Kapolsek Ngunut Kompol Rudi Purwanto mengatakan, saat itu salah seorang saksi yang bekerja sebagai security di perusahaan melihat adanya kobaran api di gudang. Saksi lalu memanggil temannya dan berusaha memadamkan dengan alat pemadam api ringan yang dimiliki pabrik. Namun kobaran api cepat membesar dan mereka tidak mampu memadamkannya.

"Saksi lalu menghubungi pihak berwajib dan meminta bantuan pemadam kebakaran," ujarnya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Bangunan gudang yang terbakar berukuran 14 x 30 meter. Kontruksi bangunan beratap kayu sehingga mudah terbakar. Selain itu, gudang juga menyimpan kayu bakar dan peralatan penggorengan. Banyaknya material yang mudah terbakar menyebabkan kobaran api cepat membesar. Petugas pemadam kebakaran membutuhkan waktu hingga 2,5 jam untuk memastikan api padam.

"Kalau pemadaman sekitar 1 jam. Proses pembasahannya yang agak lama hingga 1,5 jam karenan membutuhkan air yang banyak," terangnya.

Baca Juga: Ribuan Pencari Kerja Padati Job Fair yang Digelar Disnakertrans Tulungagung

Polisi belum mengetahui pasti penyebab terjadinya kebakaran. Mereka masih akan melakukan olah TKP pada Sabtu (14/5/2022) pagi. Meskipun begitu, kuat dugaan kebakaran dipicu dengan konsleting listrik.

" Tidak ada korban jiwa. Kami masih akan melakukan olah TKP," pungkasnya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.

Imigrasi Surabaya Sebar 400 Akun APOA untuk Awasi Orang Asing

Imigrasi Surabaya memperkuat pengawasan orang asing melalui APOA dengan 400 akun aktif dan melibatkan hotel, kampus, hingga perusahaan.