Minggu, 14 Jun 2026 03:02 WIB

Waspada Hepatitis Akut Misterius, Mas Dhito Ajak Masyarakat Terapkan PHBS

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana (Mas Dhito) - (Foto: Humas Pemkab Kediri/jatimnow.com)
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana (Mas Dhito) - (Foto: Humas Pemkab Kediri/jatimnow.com)

Kediri - Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana (Mas Dhito) menyebut bahwa hingga hari ini, Rabu (11/5/2022), tidak ditemukan kasus hepatitis akut misterius di wilayahnya.

Munculnya dugaan kasus hepatitis akut misterius, termasuk di Jawa Timur belakangan ini memang menyita perhatian publik dan menimbulkan kewaspadaan orangtua. Meski kasus itu tidak ditemukan di Kabupaten Kediri hingga hari ini, Mas Dhito tetap meminta masyarakat untuk tidak abai. Kewaspadaan dini perlu dilakukan dengan selalu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dalam kehidupan keseharian.

Baca Juga: Kak Cicha Buka Pesta Siaga Pramuka di Taman Wisata Ubalan Kediri

"Di Kabupaten Kediri per hari ini tidak ditemukan kasus dugaan penyakit hepatitis misterius pada anak dan mudah-mudahan jangan sampai ada. Meski begitu, pencegahan tetap harus dilakukan dan saya menghimbau masyarakat untuk selalu menerapkan PHBS," ujar Mas Dhito, Rabu (11/5/2022).

Selain menjaga perilaku PHBS, Mas Dhito menghimbau kepada para orangtua untuk memperhatikan makanan yang dikonsumsi anak tetap higienis. Di sisi lain, kegiatan sosialisasi tetap harus digencarkan, sehingga dia meminta dinas kesehatan aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

Baca Juga: Mas Dhito Pastikan Pengerjaan Atap Stadion Gelora Daha Jayati Selesai Tahun Ini

Sementar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, Ahmad Khotib membenarkan sejauh ini dugaan kasus hepatitis akut tidak ditemukan. Pihaknya akan mengerahkan seluruh sumberdaya yang ada untuk melakukan identifikasi, sosialisasi dan edukasi ke masyarakat terkait penyakit ini.

"Masyarakat tetap kami minta tetap menerapkan prokes seperti saat Covid-19, menjaga PHBS seperti sebelum makan cuci tangan menggunakan sabun serta menjaga pola makan dengan makan makanan yang bersih dan sehat," ungkapnya.

Baca Juga: Mas Dhito Segera Rehab Puskesmas Tiron Kediri yang Terbakar

Penyakit hepatitis misterius itu, lanjut dia, penyebab dan proses penularannya belum diketahui pasti. Namun, gejala umum yang selama ini dilaporkan terkait penyakit itu yakni seperti mual, diare, panas, lemah dan timbul warna kuning di mata, serta air kencing berwarna merah seperti teh.

"Kepada masyarakat jika menemukan gejala awal seperti yang disebutkan itu untuk segera memeriksakannya ke fasilitas kesehatan terdekat seperti klinik, puskesmas, dokter, maupun rumah sakit," papar dia. (ADV)

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.