Minggu, 26 Jul 2026 13:08 WIB

Senyum Semringah Porter di Stasiun Kediri: Alhamdulillah

Agus (kiri) dan Sukadi (kanan) saat mengangkut barang penumpang di Stasiun Kediri (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Agus (kiri) dan Sukadi (kanan) saat mengangkut barang penumpang di Stasiun Kediri (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)

Kediri - Porter atau jasa angkut di Stasiun Kediri tersenyum semringah pada Lebaran 2022 ini. Mereka merasakan berkah Idul Fitri setelah 'puasa' panjang dua tahun terakhir akibat pandemi Covid-19.

Berkah Hari Raya Idul Fitri tahun ini mereka rasakan setelah pemerintah memutuskan membuka kembali arus mudik dan balik.

Baca Juga: PBNU Kirim Tim Survey Lokasi Muktamar ke Ponpes Lirboyo Kediri, Ini Hasilnya

"Sekarang alhamdulillah, tahun kemarin blas (sama sekali tidak ada)," ujar Sukadi, salah satu porter di Stasiun Kediri, Kamis (5/4/2022).

Pria berusia 67 tahun asal Kelurahan Bandar Lor, Kota Kediri itu mengaku bisa mendapatkan uang jasa dari para penumpang kereta api mencapai Rp100-200 ribu dalam 12 jam kerja. Nilai itu berlipat dari yang biasa ia dapat di luar musim mudik.

"Ya kalau nggak pas lebaran gini, Rp20 ribu, Rp30 ribu kadang Rp50 ribu. Sekarang bisa Rp100-200 ribu," tambah Sukadi.

Sukadi tak mematok harga untuk jasanya. Si pengguna jasa sendiri yang menghargai tenaga Sukadi atas jumlah barang mereka.

Baca Juga: Dukung UMKM Go Global, BI Kediri Gelar Karya Kreatif Mataraman x DIGIMAFest

"Rp5 ribu juga saya terima. Tergantung banyaknya barang," terangnya.

Sama halnya Sukadi, Agus (62) juga merasa sangat bersyukur dengan kebijakan pemerintah terkait mudik ini. Mudik yang benar-benar menghadirkan keberkahan baginya. Mereka juga memilih tetap bekerja saat lebaran ini.

Terlebih data dari PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyebut, Stasiun Kediri merupakan 2 dari 3 stasiun terpadat di wilayah Daop 7 Madiun dengan rata-rata penumpang, baik naik maupun turun di atas 1000 penumpang sejak angkutan lebaran diberlakukan 22 April lalu.

Baca Juga: Teror Pelemparan Batu Incar Kereta Api, KAI Daop 9 Luncurkan Drone Pemantau

Kini, Sukadi, Agus dan 10 porter lain di Stasiun Kediri bersiap menghadapi puncak arus balik lebaran yang diprediksi akan terjadi hingga Minggu mendatang.

Mereka yang mayoritas berusia 50 tahun ke atas itu membagi sistem kerja ke dalam dua shift dengan masa kerja 12 jam kerja. Setiap shift diisi oleh 6 porter. Meski di usianya yang tak lagi muda, mereka masih cukup kuat mengangkat barang penumpang ke atas kereta.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.