Rabu, 10 Jun 2026 19:58 WIB

Bagi Pemudik di Bangkalan, 2 Jalur Ini Macet Parah

Polisi melakukan pengalihan jalur di tengah kemacetan di lokasi pasar tumpah, Kecamatan Galis, Bangkalan.(Foto: Fathor Rahman)
Polisi melakukan pengalihan jalur di tengah kemacetan di lokasi pasar tumpah, Kecamatan Galis, Bangkalan.(Foto: Fathor Rahman)

Bangkalan - Kemacetan lalu lintas terjadi di depan dua pasar tumpah di tepi jalan akses Bangkalan-Sampang, Sabtu (30/4/2022). Polisi pun melakukan pengalihan jalur untuk mengurai antrean panjang kendaraan.

Pantauan jatimnow.com, kemacetan lalu lintas di depan dua pasar tumpah terjadi setelah subuh. Dua pasar tumpah yang dimaksud yakni di Kecamatan Tanah Merah dan Kecamatan Galis. Hingga siang, kemacetan belum juga terurai. Malahan, antrean kendaraan semakin menumpuk. Baik kendaraan warga yang hendak ke pasar maupun pemudik.

Baca Juga: Diduga Sengaja Lompat ke Sungai Tunjung Bangkalan, Ibu dan Anak Ditemukan Tewas

Polisi lantas mencoba mengurai kemacetan dengan mengarahkan kendaraan ke jalur alternatif. Terutama di depan pasar Tanah merah yang arus lalu lintas sempat lumpuh total.

"Kami langsung lakukan pembukaan jalur alternatif. Sehingga tidak menambah volume kendaraan. Sebab di lokasi pasar sudah macet mati, " kata Kapolsek Tanah Merah Iptu Buntoro.

Kendaraan dari Surabaya diarahkan melewati jalur alternatif di pertigaan Kantor Koramil Tanah Merah. Termasuk kendaraan yang menuju Surabaya diarahkan tidak masuk ke jalur Pasar Tanah Merah.

Menurutnya, di Pasar Tanah Merah sudah terbiasa macet saat hari-hari biasa. Namun dipastikan lebih parah saat puncak mudik. Jadi harus dilakukan pengalihan jalur.

Baca Juga: Kiper Unggul FC Malang Meninggal dalam Kecelakaan Maut di Bangkalan

"Antrean kendaraan sekitar lima kilometer. Kami sudah berusaha mengurai tapi volume kendaraan terus meningkat, " katanya.

Sementara di Pasar Galis juga dibuka jalur alternatif. Meskipun kemacetan tidak separah di Tanah Merah. Sampai siang, kemacetan mencapai satu kilometer dari dua arah.

Kapolsek Galis Bangkalan Iptu Bagus Setioko Darmawan mengatakan, pihaknya sudah membuka jalur alternatif sejak pagi. Hal itu guna mengantisipasi adanya kemacetan lebih parah.

Baca Juga: Khofifah Puji Inovasi Farmasi Robotik RSUD Syamrabu Bangkalan

"Sekarang sudah satu kilometer antrean kendaraan. Kalau tadi pagi lebih panjang. Adanya jalur alternatif sangat membantu penguraian macet, " katanya.

Kendaraan diarahkan ke jalan alternatif di Desa Galis dan keluar di Dusun Pancor, khusus kendaraan dari arah Surabaya. Keberadaan jalur alternatif tersebut membuat volume kendaraan yang terjebak macet tidak bertambah.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.