Minggu, 26 Jul 2026 14:00 WIB

Bagi Pemudik di Bangkalan, 2 Jalur Ini Macet Parah

Polisi melakukan pengalihan jalur di tengah kemacetan di lokasi pasar tumpah, Kecamatan Galis, Bangkalan.(Foto: Fathor Rahman)
Polisi melakukan pengalihan jalur di tengah kemacetan di lokasi pasar tumpah, Kecamatan Galis, Bangkalan.(Foto: Fathor Rahman)

Bangkalan - Kemacetan lalu lintas terjadi di depan dua pasar tumpah di tepi jalan akses Bangkalan-Sampang, Sabtu (30/4/2022). Polisi pun melakukan pengalihan jalur untuk mengurai antrean panjang kendaraan.

Pantauan jatimnow.com, kemacetan lalu lintas di depan dua pasar tumpah terjadi setelah subuh. Dua pasar tumpah yang dimaksud yakni di Kecamatan Tanah Merah dan Kecamatan Galis. Hingga siang, kemacetan belum juga terurai. Malahan, antrean kendaraan semakin menumpuk. Baik kendaraan warga yang hendak ke pasar maupun pemudik.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Lepas Karnaval Budaya di Alun-Alun Bangkalan, Ini Harapannya

Polisi lantas mencoba mengurai kemacetan dengan mengarahkan kendaraan ke jalur alternatif. Terutama di depan pasar Tanah merah yang arus lalu lintas sempat lumpuh total.

"Kami langsung lakukan pembukaan jalur alternatif. Sehingga tidak menambah volume kendaraan. Sebab di lokasi pasar sudah macet mati, " kata Kapolsek Tanah Merah Iptu Buntoro.

Kendaraan dari Surabaya diarahkan melewati jalur alternatif di pertigaan Kantor Koramil Tanah Merah. Termasuk kendaraan yang menuju Surabaya diarahkan tidak masuk ke jalur Pasar Tanah Merah.

Menurutnya, di Pasar Tanah Merah sudah terbiasa macet saat hari-hari biasa. Namun dipastikan lebih parah saat puncak mudik. Jadi harus dilakukan pengalihan jalur.

Baca Juga: Tutup Munas-Konbes di Bangkalan, Prabowo: NU Benteng Penyelamat Bangsa

"Antrean kendaraan sekitar lima kilometer. Kami sudah berusaha mengurai tapi volume kendaraan terus meningkat, " katanya.

Sementara di Pasar Galis juga dibuka jalur alternatif. Meskipun kemacetan tidak separah di Tanah Merah. Sampai siang, kemacetan mencapai satu kilometer dari dua arah.

Kapolsek Galis Bangkalan Iptu Bagus Setioko Darmawan mengatakan, pihaknya sudah membuka jalur alternatif sejak pagi. Hal itu guna mengantisipasi adanya kemacetan lebih parah.

Baca Juga: Diduga Sengaja Lompat ke Sungai Tunjung Bangkalan, Ibu dan Anak Ditemukan Tewas

"Sekarang sudah satu kilometer antrean kendaraan. Kalau tadi pagi lebih panjang. Adanya jalur alternatif sangat membantu penguraian macet, " katanya.

Kendaraan diarahkan ke jalan alternatif di Desa Galis dan keluar di Dusun Pancor, khusus kendaraan dari arah Surabaya. Keberadaan jalur alternatif tersebut membuat volume kendaraan yang terjebak macet tidak bertambah.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.