Rabu, 22 Jul 2026 10:19 WIB

Potensi Energi Terbarukan Terus Dikembangkan Perum Jasa Tirta I

Sepakat PJT I serius kembangkan energi terbarukan (Foto: Jasa Tirta I for jatimnow.com)
Sepakat PJT I serius kembangkan energi terbarukan (Foto: Jasa Tirta I for jatimnow.com)

Kota Malang - Selaras dengan rencana pemerintah untuk meningkatkan bauran energi baru terbarukan (EBT), Perum Jasa Tirta I serius untuk melakukan pengembangan potensi pembangkitan energi tersebut pada infrastruktur yang dikelola.

Sebagaimana telah diprogramkan oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dalam Prioritas Nasional (PN) Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2022, pemerintah menargetkan porsi EBT mencapai 15,7�ri bauran energi nasional dan akan terus meningkat hingga 23% di Tahun 2024.

Baca Juga: Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Untuk mendukung hal tersebut, PJT I sudah mulai mencanangkan keterlibatannya sejak awal Tahun 2022. Demi mencapai target EBT, pemerintah membuat beberapa sasaran program. Diantaranya berupa peningkatan pemenuhan kebutuhan energi diutamakan melalui EBT dengan kapasitas (kumulatif) sebesar 13,9 giga watt.

Direktur Utama PJT I, Raymond Valiant mengatakan perusahaannya saat ini serius melakukan pengembangan untuk energi terbarukan dari berbagai sumber energi yang berpotensi di wilayah kerjanya.

Selain pembangkit listrik berbasis tenaga air (PLTA/PLTM), PJT I juga mulai mengembangkan potensi PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) dan PLTB (Pembangkit Listrik Tenaga Bayu) yang dapat dibangkitkan di Waduk dan Bendungan yang dikelola perusahaan.

"Kami sudah menggandeng konsultan untuk meninjau lokasi mana yang sesuai, sejauh ini ada dua Wilayah Sungai yang sekiranya memenuhi kriteria yaitu di WS Brantas dan WS Bengawan Solo," jelas Raymond, Kamis (28/4/2022).

Menurutnya, saat ini pihaknya sedang dalam tahap studi awal untuk menetapkan lokasi-lokasi mana yang strategis dan memiliki potensi untuk pengembangan PLTB dimaksud. Untuk lokasi detailnya masih dalam proses pengecekan oleh konsultan, karena tidak hanya di Bendung ataupun Bendungan namun juga ada di Pintu Air serta Floodway.

Baca Juga: Bapak dan Anak Pengasuh Ponpes di Malang Ditangkap, Diduga Lecehkan Santriwati

Selain PLTB, PJT I juga serius untuk melakukan pengembangan PLTS pada infrastruktur yang dikelola perusahaan. Sebagai langkah percepatan, PJT I telah membuka peluang kerjasama dengan para investor.

Direktur Operasional PJT I, Milfan Rantawi menjelaskan, saat ini telah masuk beberapa surat keberminatan kerjasama (LoI) dari sejumlah investor.

"Ada beberapa investor asing yang sudah menyatakan minatnya, terutama untuk potensi listrik yang sudah masuk di dalam RUPTL seperti PLTS Kedungombo dan PLTS Sutami. Kami harus menangkap dan mendetilkan peluang ini," ungkapnya.

Untuk mempercepat capaian target tersebut, saat ini PJT I sudah menggandeng salah satu investor Jepang, PT. Marubeni Corporation. Diawali dengan penandatanganan kesepahaman bersama (MoU) pada 21 April 2022 lalu oleh Direktur Utama PJT I Raymond Valiant Ruritan dan Perwakilan Marubeni di Indonesia sekaligus Direktur Utama PT Matlamat Cakera Canggih, Mr. Shigeru Nagashima.

Baca Juga: Pemandangan Alam dan Ragam Trek Jadi Daya Tarik Selorejo Run Challenge Malang

Dirut PJT I menyampaikan bahwa ini baru langkah awal. Selanjutnya, kata dia, masih banyak hal yang harus dilaksanakan mulai dari perizinan, perolehan power purchase agreement (PPA) dari PLN, pengurusan rekomendasi teknis terkait keamanan bendungan dari Balai Bendungan, hingga nanti proyek dapat terbangun dan beroperasi (COD).

Meskipun demikian, ia berharap bahwa kegiatan ini dapat menjadi langkah nyata perusahaan untuk serius melakukan pengembangan energi terbarukan.

"Harapannya kegiatan ini akan berefek positif dalam mendukung ketahanan energi dan meningkatkan performa bisnis perusahaan kedepannya," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.

Panitia Muktamar NU Mulai Susun Cetak Biru Persiapan di Tambakberas Jombang

Panitia Muktamar Ke-35 NU mulai menyusun blueprint persiapan dari akomodasi, lokasi sidang hingga pengamanan di Tambakberas, Jombang.