Rabu, 10 Jun 2026 12:04 WIB

8 Perusahaan Disebut Lakukan Kartel Migor, Ini Langkah KPPU

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Selasa, 19 Apr 2022 18:34 WIB
Ketua KPPU RI, Ukay Karyadi saat memberikan keterangan kepada awak media di Surabaya mengenai mahalnya minyak goreng. (Foto: Zain Ahmad/jatimnow.com)
Ketua KPPU RI, Ukay Karyadi saat memberikan keterangan kepada awak media di Surabaya mengenai mahalnya minyak goreng. (Foto: Zain Ahmad/jatimnow.com)

Surabaya - Sejumlah kebutuhan pokok kini cukup mahal di pasaran. Apalagi minyak goreng (Migor). Atas dasar itu, Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU) terus bergerak menyelidiki penyebabnya.

Ketua KPPU RI, Ukay Karyadi mengatakan, saat ini pihaknya sedang menyelidiki 8 perusahaan yang diduga melakukan kartel.

Baca Juga: Pomindo Gelar Pasar Murah di Tulungagung

"Tinggal 1 alat bukti lagi kita bisa melaporkan ini," jelasnya kepada wartawan di Surabaya, Selasa (19/4/2022).

Sejauh ini, KPPU juga masih menyelidiki alasan kenaikan harga minyak goreng tersebut.

"Karena kebutuhan konsumen, jadi berapa pun harganya tetap dibeli. Jadi kita cari naiknya kenapa. Mereka berkartel apa kondisi pasarnya. Tapi jika dilihat, setelah pemerintah menentukan HET, barang menghilang, kan berarti barangnya ada. Kami memastikan bagaimana sebenarnya," papar Ukay.

"Kita mendiagnosa pelanggarannya, mohon doanya teman-teman, kurang 1 bukti lagi agar kasusnya dibawa ke persidangan sampai diketahui apa penyebabnya," tambahnya.

Baca Juga: Polisi Bongkar Produsen Minyakita Palsu di Malang, Cek Sebelum Membeli

Menurut Ukay, bila dilihat di lapangan, sebenarnya pengusaha minyak goreng ini melakukan dari hulu ke hilir. Mereka ada perkebunan sawit sendiri, punya pabrik sendiri, dan mereka jugalah yang memasarkan.

"Harusnya hal itu lebih mudah, tetapi kenyataannya (harga minyak goreng) sampai naik tinggi dan sempat langka juga," ungkapnya.

Apabila nantinya terbukti melanggar, para pengusaha nakal itu harus membayar denda 50 persen dari hasil penjualan (keuntungan) atau maksimal 10 persen dari nilai penjualan (omset).

Baca Juga: Curhat Para Pedagang Sembako di Sidoarjo karena Minyak Goreng Mahal dan Langka

Sementara Kepala KPPU Kanwil IV Surabaya, Dendy Sutrisno, menyatakan pihaknya berupaya menjaga keseimbangan dengan mencari solusi jangka panjang untuk mengatasi naiknya harga minyak goreng.

Ditanya terkait nama 8 perusahaan yang diduga melakukan kartel, ia mengaku tidak dapat menyebutkan.

"Detailnya belum bisa mengungkapkan, kalau sudah ada di persidangan baru bisa. Namun kita berharap semua kooperatif. Karena kita melihat modus itu, mudah-mudahan bukan masalah karten tetapi masalah teknis," tandasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.