Senin, 27 Jul 2026 21:43 WIB

Pertamina Tidak Larang Pembelian Solar dengan Jeriken, Tapi...

Ilustrasi pengisian bio solar di SPBU. (Foto: Pertamina/jatimnow.com)
Ilustrasi pengisian bio solar di SPBU. (Foto: Pertamina/jatimnow.com)

Malang - Di tengah isu kelangkaan solar yang terjadi di beberapa wilayah di Jawa Timur, termasuk di Kabupaten Malang, Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus tidak akan melarang pembelian solar dengan jeriken.

Hal ini karena banyak sektor membutuhkan bahan bakar solar, misalnya untuk alat pertanian ataupun kapal-kapal ikan yang tidak mungkin dibawa ke SPBU.

Baca Juga: PGN Raih Penghargaan GCG 2026, Perkuat Tata Kelola di Tengah Disrupsi AI

"Kenyataannya ada yang membutuhkan solar untuk alat pertanian seperti traktor dan lainnya. Sehingga di beberapa daerah mereka (petani) membeli menggunakan surat rekomendasi Kepala UPT," terang Tim Communication Relation Pertamina Patra Niaga wilayah Jatimbalinus, Arya Yusa Dwicandra saat dikonfirmasi, Jumat (15/04/2022).

Arya mengungkap, jika surat rekomendasi Kepala UPT ini sering disalahgunakan oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab.

"Saya mendapatkan laporan kalau di Sumenep ada surat rekomendasi yang disalahgunakan oleh beberapa kepala desa untuk menjual lagi ke industri. Sehingga kami terus berkoordinasi karena Pertamina ini tidak memiliki elemen atau wewenang penindakan, kecuali kepada SPBU," bebernya.

Baca Juga: Viral Isi BBM Ditolak karena Pajak Mati, Ini Penjelasan Pertamina

Oleh karena itu, ia mengatakan jika pihaknya harus terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat hingga kepolisian untuk menyelesaikan masalah ini.

Lebih lanjut, Arya mengatakan bahwa solar tetap akan diprioritaskan kepada para pengendara kendaraan bermotor.

Baca Juga: BBM Bersubsidi 'Hilang' di Malang Sebabkan Antrean Panjang

"Jadi memang sejak sebelum Covid-19 ini memang sudah banyak isu-isu terkait solar, jadi saya sampaikan bahwa solar di SPBU ini adalah solar subsidi sesuai Perpres 191 Tahun 2014," ungkapnya.

"Karena subsidi inilah ada aturan-aturan terkait penyalurannya, dan salah satunya selain kuota adalah semua konsumen yang memakai jerigen. Karena fokus penyalurannya untuk kendaraan beroda atau langsung ke mesin," pungkasnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.