Jumat, 12 Jun 2026 14:42 WIB

Penanganan Banjir Lamongan, BBWS Bengawan Solo Usulkan Anggaran Rp65 Miliar

Kepala BBWS Bengawan Solo, Agus Rudyanto saat menunjukan rencana penanganan banjir Lamongan. (Foto: Humas Pemkab Lamongan for jatimnow.com)
Kepala BBWS Bengawan Solo, Agus Rudyanto saat menunjukan rencana penanganan banjir Lamongan. (Foto: Humas Pemkab Lamongan for jatimnow.com)

Lamongan - Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo mengusulkan anggaran Rp65 miliar untuk penanganan banjir di kawasan Kabupaten Lamongan.

Hal itu diungkapkan Kepala BBWS Bengawan Solo Agus Rudyanto saat menggelar kordinasi lanjutan dengan Pemerintah Kabupaten Lamongan membahas konsep penanganan banjir yang disebabkan luapan sungai Bengawan Jero, Selasa (12/4/2022).

Baca Juga: Tingkatkan Indeks Harapan Hidup, Pemkab Lamongan Ajak 600 Lansia Peringati HLUN

Disampaikan Agus, tindaklanjut penanganan jangka pendek itu antara lain normalisasi Kali Dinoyo yang sudah di lakukan pada Januari lalu.

"Kami juga sudah mengusulkan dana sebesar 65 miliar untuk pembangunan total pintu air Sluis Kuro. Insya Allah kalau sudah tertutup akan efektif mengeluarkan air. Kemudian yang kedua untuk penambahan kapasitas pompa dan normalisasi. Ini usulan prioritas yang sangat urgent untuk penanganan secara permanen. Mohon doanya ya, Pak," ucap Agus.

Agus juga mengusulkan normalisasi untuk empat sungai yakni Kali Blawi, Malang, Corong dan Mireng (BMCM) serta biaya operasional dan pemeliharaan selama satu tahun yang membutuhkan dana Rp318 miliar.

"Jika disetujui semua mencapai 383 miliar. Bisa untuk normalisasi, gravitasi pembangunan pintu kuro, penambahan pompa dan lainnya,” lanjutnya.

Baca Juga: Hari Jadi ke-457 Lamongan, Momen Perkuat Basis Ekonomi Lewat Sektor Pangan

Adapun skema baik jangka pendek hingga jangka panjang disiapkan dalam upaya menangani banjir di Bengawan Jero agar banjir di Kabupaten Lamongan segera teratasi secara permanen.

"Pak Bupati terus berkoordinasi dan bersinergi dengan kami untuk mengatasi masalah banjir ini. Semoga permasalahan banjir ini segera teratasi," imbuhnya.

Sementara, Kepala DPU SDA Jatim Muhammad Isa Anshori menjelaskan, pihaknya juga telah mempersiapkan normalisasi tiga rawa, yakni Rawa Semando, Cungkup dan Sekaran agar fungsi rawa sebagai tadah air dapat bekerja maksimal.

Baca Juga: Peringati Hari Bumi, Pertamina Madiun Sulap Limbah Organik Jadi Penjernih Sungai

"Sesuai kesepakatan ada 3 rawa yang akan provinsi normalisasi. Bahkan dananya juga sudah kami siapkan, tinggal menunggu waktu yang tepat. Mungkin bulan Juni atau Juli agar proses normalisasi dapat optimal," ungkap Isa.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi berkomitmen akan terus mendukung berbagai upaya percepatan penanganan banjir agar permasalahan banjir di Bengawan Jero segera terselesaikan.

"Kami berkomitmen terus mengupayakan agar permasalahan banjir ini segera teratasi. Kami juga akan membuat surat dukungan kepada Kementrian PUPR agar ini segera direalisasikan," ucap Bupati Yes, sapaan akrabnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.