Minggu, 14 Jun 2026 03:41 WIB

Sahur On The Road, Pikap Pengangkut Sound System di Tulungagung Diamankan

Mobil pikap yang mengangkut sound system diamankan di Polres Tulungagung. (Foto: Humas Polres Tulungagung)
Mobil pikap yang mengangkut sound system diamankan di Polres Tulungagung. (Foto: Humas Polres Tulungagung)

Tulungagung - Polres Tulungagung mengamankan sebuah unit mobil pikap dengan sound system yang digunakan untuk sahur on the road (SOTR). Aktivitas SOTR dengan menggunakan sound system bersuara kencang dilarang selama Bulan Ramadan ini.

Larangan ini sesuai dengan Surat Edaran (SE) Bupati Tulungagung Perihal Imbauan Pelaksanaan kegiatan selama bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1443 H Tahun 2022. Kegiatan ronda SOTR tersebut dapat mengganggu kenyamanan masyarakat.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Kasi Humas Polres Tulungagung Iptu Anshori menerangkan, pihaknya menerima laporan dari masyarakat terkait adanya aktivitas SOTR dengan menggunakan mobil pikap dan sound system bersuara besar. Tak hanya itu kegiatan tersebut diiringi dengan konvoi dari salah satu perguruan silat.

"Usai terima laporan dari masyarakat kami yang lagi patroli lalu cek ke lokasi sesuai informasi yang diberikan oleh masyatakat dan diketemukan di Desa Karangrejo Kecamatan Boyolangu," ujarnya Senin (11/04/2022).

Polisi lalu melakukan tindakan tegas berupa penilangan terhadap mobil pikap yang mengangkut sound system ini. Pengemudi diketahui tidak memiliki SIM. Mobil beserta perlengkapan soung system lalu diamankan ke Polres Tulungagung.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

"Kami pada setiap malam rutin melakukan patroli SOTR dan akan menindak tegas kegiatan ronda sahur menggunakan pikap dan truk yang mengangkut sound system," terangnya.

Menurutnya, aktivitas ronda sahur menggunakan mobil dan sound system dinilai dapat mengganggu kenyamanan masyarakat. Sebab suara yang ditimbulkan cukup keras. Selain itu saat ini pandemi Covid-19 juga masih belum berakhir.

Baca Juga: Ribuan Pencari Kerja Padati Job Fair yang Digelar Disnakertrans Tulungagung

Dikhawatirkan kegiatan tersebut dapat memicu munculnya klaster baru dan mengakibatkan kerumunan. Polisi mengimbau para remaja dan masyarakat yang biasanya melakukan SOTR untuk mengalihkan kegiatan dengan tadarus di musala dan masjid.

"Kami tidak ingin kegiatan SOTR justru menimbulkan keresahan di masyarakat dan rawan gesekan," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.

Imigrasi Surabaya Sebar 400 Akun APOA untuk Awasi Orang Asing

Imigrasi Surabaya memperkuat pengawasan orang asing melalui APOA dengan 400 akun aktif dan melibatkan hotel, kampus, hingga perusahaan.