Sabtu, 25 Jul 2026 13:41 WIB

Kepala Desa se-Jatim Temui Anwar Sadad, Ini Harapan Mereka

Asosiasi Kepala Desa (AKD) Jawa Timur (Jatim) melakukan pertemuan dengan Wakil Ketua DPRD Jatim Anwar Sadad.(Foto: Dok Anwar Sadad/jatimnow.com)
Asosiasi Kepala Desa (AKD) Jawa Timur (Jatim) melakukan pertemuan dengan Wakil Ketua DPRD Jatim Anwar Sadad.(Foto: Dok Anwar Sadad/jatimnow.com)

Surabaya - Asosiasi Kepala Desa (AKD) Jawa Timur (Jatim) melakukan pertemuan dengan Wakil Ketua DPRD Jatim Anwar Sadad di kantornya, Jalan Indrapura, Surabaya. Peretemuan membahas tentang keterlibatan pemerintah desa (pemdes) dalam pembangunan di Jatim. Sebagai struktur yang penting dalam elemen berbasis desa, mereka berharap Pemprov Jatim mau menggandeng pemdes dalam melakukan pembangunan.

"Kami datang tujuannya memperjuangkan masalah desa. Biar ada pemerataan pembangunan yang ada di Provinsi Jawa Timur," ujar Ketua AKD Jatim Munawar, Jumat (8/4/2022).

Baca Juga: Santuni Yatim Piatu dan Dhuafa, Anggota DPRD Jatim Sampaikan Pesan Prabowo

AKD Jatim berharap Pemprov Jatim berkenan mengalokasikan 10 persen APBD untuk pemberdayaan masyarakat pada basis desa.

"Kami berharap ke depan dilibatkan dalam pembangunan di Jawa Timur," jelas pria yang kini menjabat Kepala Desa Rosep, Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan itu.

Di tempat sama, Wakil Ketua DPRD Jatim Anwar Sadad mengatakan pada intinya para kepala desa mengaharapkan ada keterlibatan dalam proses pembangunan di Jatim.

Baca Juga: Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

"Harapannya, beliau datang ke sini untuk menjadikan kepala desa sebagai bagian dari elemen penting pembangunan di Jawa Timur. Bukan hanya menjadi bagian penting. Tapi juga dilibatkan dalam proses pembangunan, diberi alokasi yang memadai. Sehingga bisa berdaya," ucap Sadad.

Ketua DPD Gerindra Jatim itu menambahkan, selama ini Pemprov Jatim telah memiliki berbagai program yang menyasar pemberdayaan desa. Contohnya, program Jatim Berdaya maupun Jatim Puspa. Hanya saja, banyak dari kepala desa mengaku belum memahami program tersebut.

Baca Juga: KPK Angkut 2 Koper Hitam Usai Periksa 15 Saksi Dana Hibah Jatim di Probolinggo

"Saya kira ini juga terletak pada pola komunikasi," jelas keluarga Ponpes Sidogiri itu.

Sadad mengakui bahwa aspirasi seperti ini sangat penting. Sebab keterlibatan dari berbagai elemen dalam proses pembangunan sangat dibutuhkan. Mulai ditingkat terkecil kepala daerah, camat, hingga kepala desa. Terkait beragam aspirasi itu, Sadad akan membahasnya di meja DPRD untuk mendapatkan solusi terbaik ke depannya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.