Selasa, 09 Jun 2026 18:48 WIB

Kepala Desa se-Jatim Temui Anwar Sadad, Ini Harapan Mereka

Asosiasi Kepala Desa (AKD) Jawa Timur (Jatim) melakukan pertemuan dengan Wakil Ketua DPRD Jatim Anwar Sadad.(Foto: Dok Anwar Sadad/jatimnow.com)
Asosiasi Kepala Desa (AKD) Jawa Timur (Jatim) melakukan pertemuan dengan Wakil Ketua DPRD Jatim Anwar Sadad.(Foto: Dok Anwar Sadad/jatimnow.com)

Surabaya - Asosiasi Kepala Desa (AKD) Jawa Timur (Jatim) melakukan pertemuan dengan Wakil Ketua DPRD Jatim Anwar Sadad di kantornya, Jalan Indrapura, Surabaya. Peretemuan membahas tentang keterlibatan pemerintah desa (pemdes) dalam pembangunan di Jatim. Sebagai struktur yang penting dalam elemen berbasis desa, mereka berharap Pemprov Jatim mau menggandeng pemdes dalam melakukan pembangunan.

"Kami datang tujuannya memperjuangkan masalah desa. Biar ada pemerataan pembangunan yang ada di Provinsi Jawa Timur," ujar Ketua AKD Jatim Munawar, Jumat (8/4/2022).

Baca Juga: Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

AKD Jatim berharap Pemprov Jatim berkenan mengalokasikan 10 persen APBD untuk pemberdayaan masyarakat pada basis desa.

"Kami berharap ke depan dilibatkan dalam pembangunan di Jawa Timur," jelas pria yang kini menjabat Kepala Desa Rosep, Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan itu.

Di tempat sama, Wakil Ketua DPRD Jatim Anwar Sadad mengatakan pada intinya para kepala desa mengaharapkan ada keterlibatan dalam proses pembangunan di Jatim.

Baca Juga: KPK Angkut 2 Koper Hitam Usai Periksa 15 Saksi Dana Hibah Jatim di Probolinggo

"Harapannya, beliau datang ke sini untuk menjadikan kepala desa sebagai bagian dari elemen penting pembangunan di Jawa Timur. Bukan hanya menjadi bagian penting. Tapi juga dilibatkan dalam proses pembangunan, diberi alokasi yang memadai. Sehingga bisa berdaya," ucap Sadad.

Ketua DPD Gerindra Jatim itu menambahkan, selama ini Pemprov Jatim telah memiliki berbagai program yang menyasar pemberdayaan desa. Contohnya, program Jatim Berdaya maupun Jatim Puspa. Hanya saja, banyak dari kepala desa mengaku belum memahami program tersebut.

Baca Juga: Sandang Status Tersangka, Kades di Probolinggo Masih Hirup Udara Bebas

"Saya kira ini juga terletak pada pola komunikasi," jelas keluarga Ponpes Sidogiri itu.

Sadad mengakui bahwa aspirasi seperti ini sangat penting. Sebab keterlibatan dari berbagai elemen dalam proses pembangunan sangat dibutuhkan. Mulai ditingkat terkecil kepala daerah, camat, hingga kepala desa. Terkait beragam aspirasi itu, Sadad akan membahasnya di meja DPRD untuk mendapatkan solusi terbaik ke depannya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.