Minggu, 14 Jun 2026 05:52 WIB

Ramadan Now

Siapa Sangka, Ketua Gerindra Jatim Ternyata Fasih Baca Kitab Kuning

Tangkapan layar video kajian yang digelar Ketua Gerindra Jatim Anwar Sadad selama ramadan
Tangkapan layar video kajian yang digelar Ketua Gerindra Jatim Anwar Sadad selama ramadan

Surabaya - Di momen ramadan, Ketua Gerindra Jatim Anwar Sadad menggelar kajian kitab kuning secara online. Lama menjadi santri dan keluarga Ponpes Sidogiri, kemampuannya membaca kitab kuning berjalan fasih.

Itulah sisi lain legislator yang telah empat periode duduk di kursi DPRD Jatim hingga saat ini menjadi wakil ketua.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Di sela kesibukannya, Sadad aktif dalam kajian yang diikuti oleh Komunitas Anwar Sadad (KomunitAS). Kajian itu dilaksanakan selama bulan ramadan melalui Zoom dan Facebook pribadi Anwar Sadad.

"Pada dasarnya ini bersifat internal saja, di antara komunitas sendiri. Nama komunitasnya KomunitAS dengan AS besar. Tahu kan maksudnya? Ngaji via Zoom. Nah, kadang beberapa teman nge-share link Zoom ke temannya yang lain. Karena itu sekalian saja ada teman yang kreatif streaming di Facebook," ujar Sadad saat dihubungi, Selasa (5/4/2022).

Sadad mengaku jika aktivitasnya memimpin kajian itu bukan hanya pada ramadan tahun ini, melainkan telah berlangsung sejak tahun lalu, selama pemerintah melarang aktivitas pertemuan secara langsung.

"Kegiatan ini bukan tahun ini saja, tapi sudah berjalan sejak ramadan pertama di masa pandemi pada Tahun 2020. Saat ini karena interaksi dengan kawan-kawan dibatasi, akhirnya kita mengagendakan ngaji secara virutal," ungkap dia.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Sadad mengaku, pada ramadan tahun ini secara spesifik dirinya mengaji kitab-kitab karya dari Imam Al-Ghazali yang berjudul Al-Munqidz min Al-Dhalal yang menceritakan tentang perjalanan Imam Al-Ghazali menempuh jalur sufi.

Dalam kitab itu, lanjut Sadad, Imam Al-Ghazali menerangkan pemikiran-pemikirannya saat menempuh jalur sufi, termasuk beberapa bantahannya terhadap pemahaman orang mengenai filsafat tentang perdebatan yang selama ini terjadi, memunculkan berbagai kelompok yang saling mengklaim diri mereka yang paling benar.

"Belajar ilmu tasawuf itu lebih gampang dari pada mengamalkan tasawuf menurut Imam Al-Gazali," terang Sadad kepada jamaahnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Sadad menerangkan, pada dasarnya perjalanan menuju sufi langkah awalnya adalah membersihkan hati dari sifat-sifat tercela.

"Imam Al-Ghazali dalam penjelasannya ini adalah ilmu sufiyyah, itu pada intinya adalah memutus semua halangan-halangan hati, kemudian kita juga harus menghindari dari sifat-sifat tercela," tambah Sadad.

Kajian itu ditayangkan di akun Facebook pribadi Anwar SadadKajian itu ditayangkan di akun Facebook pribadi Anwar Sadad

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Imigrasi Surabaya Sebar 400 Akun APOA untuk Awasi Orang Asing

Imigrasi Surabaya memperkuat pengawasan orang asing melalui APOA dengan 400 akun aktif dan melibatkan hotel, kampus, hingga perusahaan.