Sabtu, 06 Jun 2026 11:54 WIB

Sekelumit Cerita Pak Yes, Nasi Boranan dan Persela

Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi (Pak Yes) saat memberi sambutan pada peresmian layanan baru di RSUD dr Soegiri (Foto: Adyad Ammy I./jatimnow.com)
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi (Pak Yes) saat memberi sambutan pada peresmian layanan baru di RSUD dr Soegiri (Foto: Adyad Ammy I./jatimnow.com)

Lamongan - Di sela peresmian infrastruktur baru di RSUD dr Soegiri, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi tiba-tiba bercerita tentang perjalannya dari Malang usai menonton Persela bertanding.

Bupati yang akrab disapa Pak Yes itu bercerita saat memberikan sambutan dalam peresmian infrastruktur baru di RSUD dr Soegiri Lamongan pada Kamis (24/3/2022) lalu.

Baca Juga: Pastikan Kesehatan Hewan Kurban, Disnakeswan Lamongan Sidak Lapak di Pinggir Jalan

"Satu hari waktu saya nonton Persela di Malang, waktu itu masih menangan (sering menang)," ujar Pak Yes saat memberikan sambutan.

Menurut Pak Yes, ketika perjalanan pulang dari Malang, dia merasa lapar dan ingin mencari warung. Dalam benaknya, dia berniat mencari makanan paling enak di Malang.

"Sesampainya di perbatasan Lawang, Malang, saya bertemu satu rumah makan namanya Warung Lumayan masakan padang gitu, tapi entah, urung dan melanjutkan perjalanan," kenang Yes.

Perjalanan terus dilanjutkan dan rombongan tetap tidak menemukan tempat pun warung yang cocok. Hingga akhirnya Pak Yes dan rombongan memutuskan makan di warung kaki lima.

"Cari kaki lima pun nggak ada yang cocok," tambah dia.

Baca Juga: Omzet Harian Tembus Rp 4 Juta, KDMP di Lamongan Disambut Positif Masyarakat

Hingga akhirnya Pak Yes sampai di Lamongan. Dan sampai di bumi kelahirannya itu, Pak Yes dan rombongan mengaku tergugah untuk menuju Kampung Rangge, Kelurahan Sukomulyo, Kecamatan/Kabupaten Lamongan.

"Akhirnya paling cocok makan di Rangge, Nasi Boranan," tutur Pak Yes disambut tawa undangan yang hadir.

Atas dasar sekelumit pengalamanya itu, Pak Yes menarik kesimpulan bahwa merek adalah faktor penentu untuk menarik minat masyarakat. Betapa pun tergiurnya dengan produk lain, kalau sudah identik atau sudah menjadi identitas dan dekat, maka akan melekat.

Baca Juga: Selama Libur Panjang, Stasiun Lamongan Layani 3 Ribu Penumpang

"Yang pengan saya ceritakan adalah brand untuk menarik warga. Saya cukup apresiatif dengan (RSUD) Soegiri, menjadi semakin baik ini lah yang harus digerakkan terus kepada seluruh staf dari level pimpinan untuk terus semakin baik hingga terus bergerak memunculkan inovasi-inovasi," paparnya.

Di mana saat itu, Pak Yes memang meresmikan dua inovasi RSUD dr Soegiri Lamongan, yaitu layanan "Soegiri Aesthetic" dan "Soegiri Fast".

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.