Rabu, 22 Jul 2026 08:02 WIB

Sekelumit Cerita Pak Yes, Nasi Boranan dan Persela

Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi (Pak Yes) saat memberi sambutan pada peresmian layanan baru di RSUD dr Soegiri (Foto: Adyad Ammy I./jatimnow.com)
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi (Pak Yes) saat memberi sambutan pada peresmian layanan baru di RSUD dr Soegiri (Foto: Adyad Ammy I./jatimnow.com)

Lamongan - Di sela peresmian infrastruktur baru di RSUD dr Soegiri, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi tiba-tiba bercerita tentang perjalannya dari Malang usai menonton Persela bertanding.

Bupati yang akrab disapa Pak Yes itu bercerita saat memberikan sambutan dalam peresmian infrastruktur baru di RSUD dr Soegiri Lamongan pada Kamis (24/3/2022) lalu.

Baca Juga: Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

"Satu hari waktu saya nonton Persela di Malang, waktu itu masih menangan (sering menang)," ujar Pak Yes saat memberikan sambutan.

Menurut Pak Yes, ketika perjalanan pulang dari Malang, dia merasa lapar dan ingin mencari warung. Dalam benaknya, dia berniat mencari makanan paling enak di Malang.

"Sesampainya di perbatasan Lawang, Malang, saya bertemu satu rumah makan namanya Warung Lumayan masakan padang gitu, tapi entah, urung dan melanjutkan perjalanan," kenang Yes.

Perjalanan terus dilanjutkan dan rombongan tetap tidak menemukan tempat pun warung yang cocok. Hingga akhirnya Pak Yes dan rombongan memutuskan makan di warung kaki lima.

"Cari kaki lima pun nggak ada yang cocok," tambah dia.

Baca Juga: Diduga Karena Korsleting Listrik, Kantor LSM di Lamongan Terbakar

Hingga akhirnya Pak Yes sampai di Lamongan. Dan sampai di bumi kelahirannya itu, Pak Yes dan rombongan mengaku tergugah untuk menuju Kampung Rangge, Kelurahan Sukomulyo, Kecamatan/Kabupaten Lamongan.

"Akhirnya paling cocok makan di Rangge, Nasi Boranan," tutur Pak Yes disambut tawa undangan yang hadir.

Atas dasar sekelumit pengalamanya itu, Pak Yes menarik kesimpulan bahwa merek adalah faktor penentu untuk menarik minat masyarakat. Betapa pun tergiurnya dengan produk lain, kalau sudah identik atau sudah menjadi identitas dan dekat, maka akan melekat.

Baca Juga: Stok Ketersediaan Sapi di Lamongan Menurun, Harga Daging Mengalami Kenaikan

"Yang pengan saya ceritakan adalah brand untuk menarik warga. Saya cukup apresiatif dengan (RSUD) Soegiri, menjadi semakin baik ini lah yang harus digerakkan terus kepada seluruh staf dari level pimpinan untuk terus semakin baik hingga terus bergerak memunculkan inovasi-inovasi," paparnya.

Di mana saat itu, Pak Yes memang meresmikan dua inovasi RSUD dr Soegiri Lamongan, yaitu layanan "Soegiri Aesthetic" dan "Soegiri Fast".

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.

Panitia Muktamar NU Mulai Susun Cetak Biru Persiapan di Tambakberas Jombang

Panitia Muktamar Ke-35 NU mulai menyusun blueprint persiapan dari akomodasi, lokasi sidang hingga pengamanan di Tambakberas, Jombang.