Selasa, 28 Jul 2026 09:43 WIB

Buaya Muara yang Muncul di Kediri Berhasil Ditangkap Warga

Buaya muara yang berhasil ditangkap warga. (Foto: Dok. BKSDA Kediri)
Buaya muara yang berhasil ditangkap warga. (Foto: Dok. BKSDA Kediri)

Kediri - Buaya muara yang menampakkan diri di Desa Janti, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri berhasil ditangkap oleh warga. Buaya tersebut kini sudah diamankan oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kediri.

Sebelumnya warga desa tersebut resah dengan penampakan buaya yang diperkirakan sudah berusia 1 tahun ini. Sejak 4 hari lalu buaya tersebut sering muncul ke permukaan sungai desa setempat.

Baca Juga: PBNU Kirim Tim Survey Lokasi Muktamar ke Ponpes Lirboyo Kediri, Ini Hasilnya

Kepala Resor Wilayah Konservasi BKSDA Jawa Timur Wilayah 1 Kediri, Dafid Fathurohman menerangkan, buaya tersebut ditangkap oleh warga semalam sekitar pukul 20.00 WIB. Warga di sekitar sungai melihat kemunculan buaya dan langsung berusaha menangkapnya. Setelah petugas memasang perangkap di kawasan tersebut, warga sangat antusias ikut memantau mengawasinya.

"Buaya tidak masuk ke dalam perangkap tapi ditangkap oleh warga dan saat ini sudah diamankan di kandang transit kantor kita," ujarnya, Kamis (24/03/2022).

Baca Juga: Penampakan Buaya Muara Bikin Gelisah Warga Wates, Kediri

Baca Juga: Dukung UMKM Go Global, BI Kediri Gelar Karya Kreatif Mataraman x DIGIMAFest

Buaya muara ini memiliki panjang mencapai 180 Cm. Pihak BKSDA belum dapat memastikan apakah Sungai Janti masuk habitat alami hewan yang dilindungi undang-undang ini.
Menurutnya meskipun memenuhi syarat sebagai habitat alami, namun sungai tersebut lokasinya dekat dengan pemukiman warga. Petugas juga masih melacak adanya kemungkinan sarang buaya tersebut di sungai ini.

"Masih terus kita lakukan observasi, sarang juga masih belum ditemukan," tuturnya.

Meskipun buaya muara sudah berhasil ditangkap, namun perangkap yang dipasang oleh petugas masih akan difungsikan. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya kemungkinan buaya lain yang masih berada di sungai ini.

Baca Juga: Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Petugas tidak dapat memastikan jumlah buaya tersebut. Mereka akan melakukan evaluasi beberapa hari setelah pemasangan perangkap ini.

"Ada dua perangkap yang tetap kita pasang di sekitar sungai untuk mengantisipasi adanya kemungkinan buaya lain," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.