Sabtu, 25 Jul 2026 22:40 WIB

Pesan Unik Anwar Sadad saat Mengisi Seminar di UMM Malang

Anwar Sadad saat mengisi seminar di Universitas Muhammadiyah Malang (Foto: Dok. Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)
Anwar Sadad saat mengisi seminar di Universitas Muhammadiyah Malang (Foto: Dok. Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)

Malang - Wakil Ketua DPRD Jatim Anwar Sadad memberikan pesan unik kepada mahasiswa saat mengisi seminar di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

Mengambil tema 'Pengoptimalan Potensi Pesisir Dalam Lingkup Perikanan Berkelanjutan', seminar itu digelar oleh Himapikani (Himpunan Mahasiswa Perikanan Indonesia Korwil IV Jatim, Bali, NTB, NTT di Universitas Muhammadiyah Malang, Kamis (17/3/2022).

Baca Juga: Mahasiswa Tulungagung Gelar Aksi, Soroti Pemadaman Bergilir yang Dilakukan PLN

"Apa tantangan buat anak muda sekarang? Tentu sekarang ini tidak bisa dipungkiri ya, di era digital. Bagiamana melakukan terobosan-terobosan dengan menaikkan kualitas produk perikanan kelautan itu setara dengan negara lain," ujar Sadad kepada wartawan.

Sadad menegaskan, mayoritas wilayah negara Indonesia didominasi laut. Saking besarnya potensi alam itu, pemerintah pun membentuk kementerian khusus yang membidangi perikanan dan kelautan sejak era reformasi.

"Di situlah sumber kekayaan kita. Bahwa sebagian besar wilayah Indonesia sebagian laut. Dan nenek moyang kita adalah seorang pelaut," tegas Ketua Gerindra Jatim itu.

Sadad menegaskan perdagangan bebas di sektor kelautan cukup merugikan perputaran ekonomi dan kerja sama antarnegara. Sehingga makin mengerdilkan nilai ekspor produk kelautan Indonesia.

Baca Juga: Teliti Berita Olahraga Al Jazeera, Mahasiswa UINSA Kaji Tindak Tutur Ilokusi

"Ada kualifikasi tertentu, sehingga membuat produk-produk perikanan kita kalah bersaing dengan tempat lain," jelas Sadad.

"Kalau kita tidak bisa meningkatkan kualitas kita, maka seperti ayam mati di lumbung padi," imbuhnya.

Hari ini, lanjut Sadad, faktanya kualitas dari SDM masih nampak kalah jauh dari negara-negara tetangga.

Baca Juga: Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

"Faktanya justru, negara-negara besar yang mempunyai kemampuan hi-tech (pemikiran modern) membuat barier baru yang tidak masuk dalam tarif," sambungnya.

Keluarga Ponpes Sidogiri itu berharap, kedepan generasi muda bisa semakin bersaing dengan perkembangan dan menjawab tantangan dunia.

"Sehingga bisa menjawab tantangan dunia. Apapun kualifikasi yang kita bikin, kita bisa lawan dan kita bisa trabas serta kita jawab, kalau kualitas perikanan kita sesuai dengan standar yang dia bikin," tandasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.