Rabu, 10 Jun 2026 12:59 WIB

Pesan Unik Anwar Sadad saat Mengisi Seminar di UMM Malang

Anwar Sadad saat mengisi seminar di Universitas Muhammadiyah Malang (Foto: Dok. Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)
Anwar Sadad saat mengisi seminar di Universitas Muhammadiyah Malang (Foto: Dok. Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)

Malang - Wakil Ketua DPRD Jatim Anwar Sadad memberikan pesan unik kepada mahasiswa saat mengisi seminar di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

Mengambil tema 'Pengoptimalan Potensi Pesisir Dalam Lingkup Perikanan Berkelanjutan', seminar itu digelar oleh Himapikani (Himpunan Mahasiswa Perikanan Indonesia Korwil IV Jatim, Bali, NTB, NTT di Universitas Muhammadiyah Malang, Kamis (17/3/2022).

Baca Juga: Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

"Apa tantangan buat anak muda sekarang? Tentu sekarang ini tidak bisa dipungkiri ya, di era digital. Bagiamana melakukan terobosan-terobosan dengan menaikkan kualitas produk perikanan kelautan itu setara dengan negara lain," ujar Sadad kepada wartawan.

Sadad menegaskan, mayoritas wilayah negara Indonesia didominasi laut. Saking besarnya potensi alam itu, pemerintah pun membentuk kementerian khusus yang membidangi perikanan dan kelautan sejak era reformasi.

"Di situlah sumber kekayaan kita. Bahwa sebagian besar wilayah Indonesia sebagian laut. Dan nenek moyang kita adalah seorang pelaut," tegas Ketua Gerindra Jatim itu.

Sadad menegaskan perdagangan bebas di sektor kelautan cukup merugikan perputaran ekonomi dan kerja sama antarnegara. Sehingga makin mengerdilkan nilai ekspor produk kelautan Indonesia.

Baca Juga: Mahasiswa Jatim Kampanyekan Kali Tebu Bebas Sampah Popok

"Ada kualifikasi tertentu, sehingga membuat produk-produk perikanan kita kalah bersaing dengan tempat lain," jelas Sadad.

"Kalau kita tidak bisa meningkatkan kualitas kita, maka seperti ayam mati di lumbung padi," imbuhnya.

Hari ini, lanjut Sadad, faktanya kualitas dari SDM masih nampak kalah jauh dari negara-negara tetangga.

Baca Juga: Kampus Turun Gunung atau Sekadar Dipanggil Saat Perlu?

"Faktanya justru, negara-negara besar yang mempunyai kemampuan hi-tech (pemikiran modern) membuat barier baru yang tidak masuk dalam tarif," sambungnya.

Keluarga Ponpes Sidogiri itu berharap, kedepan generasi muda bisa semakin bersaing dengan perkembangan dan menjawab tantangan dunia.

"Sehingga bisa menjawab tantangan dunia. Apapun kualifikasi yang kita bikin, kita bisa lawan dan kita bisa trabas serta kita jawab, kalau kualitas perikanan kita sesuai dengan standar yang dia bikin," tandasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.