Selasa, 28 Jul 2026 13:11 WIB

Jalan Rusak di Kecamatan Bareng, Jombang Dikeluhkan Warga

Kondisi jalan rusak di Desa/Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Kondisi jalan rusak di Desa/Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

Jombang - Kondisi jalan berlubang yang ada di Desa/Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang dikeluhkan warga. Mereka berharap pemerintah setempat segera melakukan perbaikan.

Lokasi jalan rusak ini terpantau mulai Pasar Bareng ke arah utara Desa Banjaragung, Kecamatan Bareng.

Baca Juga: Tambakberas Kebut Persiapan Muktamar ke-35 NU, Siap Sambut 6.000 Muktamirin

Menurut Mujiadi (55), warga setempat, akibat jalan rusak itu, banyak pengguna jalan menjadi korban.

"Banyak yang motornya rusak. Beberapa juga ada yang terjatuh saat melintas," ujar Mujiadi pada sejumlah wartawan, Minggu (6/3/2022).

Mujiadi menyebut, kerusakan jalan di sana sudah lama. Perbaikan hanya dilakukan tambal sulam saja, sehingga tidak bisa bertahan lama.

"Perbaikannya juga asal-asalan kayaknya. Tidak berselang lama gitu rusak lagi," jelas dia.

Diungkapkan Mujiadi, saat ini kondisi jalan tersebut semakin parah, lantaran tidak segera diperbaiki. Sehingga lubang semakin menganga.

"Dulu memang tidak selebar dan sedalam ini. Sekarang dibiarkan malah menjadi semakin lebar dan dalam," ungapnya.

Mujiadi menambahkan, jalan ini juga sering dilewati kendaraan besar dan bermuatan berat, sehingga jalan semakin cepat rusak.

"Gimana nggak cepet rusak, jalan ini dilewati truk-truk besar," tambah dia.

Baca Juga: Harga BBM Naik, Perbaikan Infrastruktur Triwulan Kedua di Tulungagung Terancam

Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Jombang, Bayu Pancoroadi mengaku bahwa pemerintah sudah menganggarkan belasan miliar rupiah untuk pemeliharaan jalan rusak.

"Kami sudah mempunyai longlist untuk kerusakan jalan di Kabupaten Jombang beserta anggarannya dan sudah kita ajukan di RKPD 2022 kemarin," tegas Bayu.

Meski begitu, Bayu menyebut bila anggaran regular di Tahun 2022 tidak bisa meng-cover seluruh perbaikan jalan rusak. Sehingga pihaknya juga menunggu anggaran dana alokasi khusus (DAK).

"Mencoba untuk mencari anggaran selain APBD, yaitu melalui DAK," ujar dia.

Bayu menegaskan, anggaran pemeliharan jalan rusak di Jombang mencapai belasan miliar setiap tahunnya. Anggaran itu digunakan untuk mencegah agar kerusakan jalan tidak semakin parah.

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

"Artinya kami mencoba menutup lubang-lubang yang posisinya terlalu dalam. Dan di pemeliharan itu, tidak bisa kita mengharapkan nantinya jalan menjadi mulus. Ya hanya yang berlubang saja yang kita tutup," paparnya.

Bayu merinci, anggaran pemeliharan jalan rusak di Jombang setiap tahunnya mencapai angka Rp 10 miliar lebih.

"Setiap tahun itu sekitar Rp 12 miliar mas. Itu sebenarnya juga diperuntukkan untuk mempertahankan kondisi jalan yang sebenarnya sudah baik. Tidak memperbaiki jalan dengan lubang yang terlalu dalam. Karena lubang yang dalam langsung kita lakukan rekontruksi atau rehabilitasi jalan," pungkasnya.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.