Jumat, 12 Jun 2026 11:17 WIB

Jalan Rusak di Kecamatan Bareng, Jombang Dikeluhkan Warga

Kondisi jalan rusak di Desa/Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Kondisi jalan rusak di Desa/Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

Jombang - Kondisi jalan berlubang yang ada di Desa/Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang dikeluhkan warga. Mereka berharap pemerintah setempat segera melakukan perbaikan.

Lokasi jalan rusak ini terpantau mulai Pasar Bareng ke arah utara Desa Banjaragung, Kecamatan Bareng.

Baca Juga: Harga BBM Naik, Perbaikan Infrastruktur Triwulan Kedua di Tulungagung Terancam

Menurut Mujiadi (55), warga setempat, akibat jalan rusak itu, banyak pengguna jalan menjadi korban.

"Banyak yang motornya rusak. Beberapa juga ada yang terjatuh saat melintas," ujar Mujiadi pada sejumlah wartawan, Minggu (6/3/2022).

Mujiadi menyebut, kerusakan jalan di sana sudah lama. Perbaikan hanya dilakukan tambal sulam saja, sehingga tidak bisa bertahan lama.

"Perbaikannya juga asal-asalan kayaknya. Tidak berselang lama gitu rusak lagi," jelas dia.

Diungkapkan Mujiadi, saat ini kondisi jalan tersebut semakin parah, lantaran tidak segera diperbaiki. Sehingga lubang semakin menganga.

"Dulu memang tidak selebar dan sedalam ini. Sekarang dibiarkan malah menjadi semakin lebar dan dalam," ungapnya.

Mujiadi menambahkan, jalan ini juga sering dilewati kendaraan besar dan bermuatan berat, sehingga jalan semakin cepat rusak.

"Gimana nggak cepet rusak, jalan ini dilewati truk-truk besar," tambah dia.

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Jombang, Bayu Pancoroadi mengaku bahwa pemerintah sudah menganggarkan belasan miliar rupiah untuk pemeliharaan jalan rusak.

"Kami sudah mempunyai longlist untuk kerusakan jalan di Kabupaten Jombang beserta anggarannya dan sudah kita ajukan di RKPD 2022 kemarin," tegas Bayu.

Meski begitu, Bayu menyebut bila anggaran regular di Tahun 2022 tidak bisa meng-cover seluruh perbaikan jalan rusak. Sehingga pihaknya juga menunggu anggaran dana alokasi khusus (DAK).

"Mencoba untuk mencari anggaran selain APBD, yaitu melalui DAK," ujar dia.

Bayu menegaskan, anggaran pemeliharan jalan rusak di Jombang mencapai belasan miliar setiap tahunnya. Anggaran itu digunakan untuk mencegah agar kerusakan jalan tidak semakin parah.

Baca Juga: Doktor ITS Rakit AI Pendeteksi Lubang Jalan, Solusi Tekan Angka Kecelakaan

"Artinya kami mencoba menutup lubang-lubang yang posisinya terlalu dalam. Dan di pemeliharan itu, tidak bisa kita mengharapkan nantinya jalan menjadi mulus. Ya hanya yang berlubang saja yang kita tutup," paparnya.

Bayu merinci, anggaran pemeliharan jalan rusak di Jombang setiap tahunnya mencapai angka Rp 10 miliar lebih.

"Setiap tahun itu sekitar Rp 12 miliar mas. Itu sebenarnya juga diperuntukkan untuk mempertahankan kondisi jalan yang sebenarnya sudah baik. Tidak memperbaiki jalan dengan lubang yang terlalu dalam. Karena lubang yang dalam langsung kita lakukan rekontruksi atau rehabilitasi jalan," pungkasnya.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.