Senin, 27 Jul 2026 15:44 WIB

Anak TK di Ponorogo Serukan Ukraina-Rusia Berdamai

Anak TK Khadijah menyerukan agar Ukraina dan Rusia berdamai lewat aksi mewarnai.(Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)
Anak TK Khadijah menyerukan agar Ukraina dan Rusia berdamai lewat aksi mewarnai.(Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)

Ponorogo - Perang antara Rusia dan Ukraina pecah akhir Februari lalu. Konflik tersebut turut mendapat perhatian dari anak Taman Kanak-kanak (TK) Khadijah, Ponogoro. Mereka menyerukan agar kedua negara segera berdamai lewat aksi mewarnai.

TK Khadijah berlokasi di Jalan MT Haryono gang V, Ponorogo. Puluhan anak tampak sibuk mewarnai. Mereka mewarnai yang menggambarkan cinta damai.

Baca Juga: Ratusan Prajurit TNI Turun Gunung Bangun Infrastruktur Desa di Ponorogo

Ada gambar dua orang memegang bendera. Kemudian ada gambar tank. Serta helikopter dan tank. Ada pula tulisan love dan TK Khadijah Cinta Damai. "Kami cinta damai. Ini mewarnai ada tank, helikopter dan tulisan TK Khadijah Cinta damai, " ujar salah satu anak TK Khadijah Yolanda, Sabtu (5/2/2022).

Baca Juga: Sambut 100 Tahun, Gontor Siapkan Buku Rekam Jejak dan Kontribusi Bagi Bangsa

Sementara anak lainnya, Azzam Hafiz Al Faruq tampak mewarnai tank dan bumi dengan hijau. Helikopter diberi warna coklat. "Ada tank, rumah, bumi. Tank buat menembak. Helikopter buat terbang. Ada tulisan Anak TK Khadijah Cinta Damai. Semua suka mewarnai, " paparnya.

Kepala TK Khadijah Nurul Chikmia mengatakan, berita peperangan antara Rusia dan Ukraina banyak bereda di media. Melalui aksi ini, peserta didik dibiasakan untuk cinta damai. "Anak-anak kami, dalam hal ini siswa, kami biasakan untuk cinta damai. Apapun kondisinya ke generasi bangsa, " tambah Nurul.

Baca Juga: Vulcan Flow Ponorogo, Tawarkan Konsep Industrial Raw dan Ragam Menu Murah

TK Khadijah senantiasa mengajari anak untuk menyayangi sesama dan membangun toleransi sejak dini. Salah satunya melalui aksi mewarnai yang mengusung tema kedamaian dunia atau toleransi ke saudara. "Semoga ini terbaca pihak Ukraina maupun Rusia untuk segera berdamai. Anak TK saja damai. Seharusnya yang dewasa membaca," pungkasnya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.