Minggu, 14 Jun 2026 03:14 WIB

Kecelakaan Bus Ditabrak Kereta Api di Tulungagung, Korban Meninggal Bertambah

Korban yang masih dirawat di RSUD dr Iskak Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Korban yang masih dirawat di RSUD dr Iskak Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

Tulungagung - Jumlah korban kecelakaan Bus Harapan Jaya dan Kereta Api Rapih Dhoho di Kabupaten Tulungagung, bertambah satu orang. Korban terakhir diketahui bernama Guntur, warga Desa Batangsaren, Kecamatan Kauman.

Pria 35 tahun ini sebelumnya menjalani perawatan intensif di RSUD Dr Iskak Tulungagung. Namun karena kondisinya tidak berangsur membaik, korban dirujuk ke RS Saiful Anwar Malang pada Minggu malam. Dengan tambahan ini total terdapat 6 korban meninggal karena kecelakaan tersebut.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Kasatlantas Polres Tulungagung, AKP Mohammad Bayu Agustian menerangkan korban meninggal sekitar pukul 10.00 WIB, di RSSA Malang. Kondisi korban tidak membaik sehingga dirujuk ke rumah sakit tersebut. Dari total 6 korban meninggal, 4 diantaranya tewas di lokasi kejadian dan dua sisanya meninggal saat menjalani perawatan.

"Ada tambahan korban meninggal 1 orang saat menjalani perawatan di RS Saiful Anwar Malang," ujarnya, Senin (28/2/2022).

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Baca Juga: Evakuasi Bus yang Tertabrak Kereta Api di Tulungagung Berlangsung 12 Jam

Sementara itu, Bagian Informasi Humas RSUD Dr Iskak Tulungagung, Desy Rani menerangkan, terdapat 8 korban yang masih menjalani perawatan intensif. Mereka telah dipindahkan dari ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) ke ruang perawatan. Satu korban diketahui masih berusia 3 tahun. "Secara umum korban sudah berangsur membaik dan saat ini telah dipindahkan ke ruang perawatan," terangnya.

Baca Juga: Ribuan Pencari Kerja Padati Job Fair yang Digelar Disnakertrans Tulungagung

Total keseluruhan korban yang dibawa ke rumah sakit ini sebanyak 19 orang. Dari jumlah ini 6 korban meninggal dunia dan 5 korban sudah diperbolehkan pulang karena dinyatakan telah sembuh. Biaya perawatan para korban ini sepenuhnya oleh Jasa Raharja. "Semua korban saat ini menjalani perawatan di Graha Mandiri," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.

Imigrasi Surabaya Sebar 400 Akun APOA untuk Awasi Orang Asing

Imigrasi Surabaya memperkuat pengawasan orang asing melalui APOA dengan 400 akun aktif dan melibatkan hotel, kampus, hingga perusahaan.