Senin, 27 Jul 2026 21:40 WIB

Remaja Ini Buta Gara-gara 10 Tahun Makan Junk Food

Ilustrasi
Ilustrasi

jatimnow.com - Sebuah laporan kasus di jurnal Annals of Internal Medicine mengungkap temuan kebutaan akibat mengonsumsi junk food. Kebutaan tersebut merupakan kondisi yang tidak dapat dipulihkan.

Setelah merawat seorang pasien remaja dengan kondisi memprihatinkan itu, dokter mata di Bristol, Inggris terdorong untuk memperingatkan tentang bahaya "fussy eating". Peneliti dari Bristol Eye Hospital melaporkan bahwa pemudia berusia 14 tahun tersebut pertama kali mengunjungi dokter keluarga dengan keluhan kelelahan.

Baca Juga: HCML dan PMI Gelar Donor Darah, 71 Kantong Darah Terkumpul

Meskipun dikenal sebagai yang punya kebiasaan pilih-pilih makanan, remaja itu memiliki indeks massa tubuh (BMI) normal dan tidak mengonsumsi obat-obatan. Pasien juga mengakui bahwa ia sangat sering makan kentang goreng, keripik kentang, roti putih, dan daging olahan sejak lulus sekolah dasar.

Meskipun memiliki BMI normal dan tidak minum obat apa pun, tes menemukan bahwa tubuh remaja itu mengalami kekurangan vitamin dengan tingkat vitamin B12 rendah serta anemia makrositik. Itu adalah suatu kondisi yang membuat sel darah merah lebih besar dari normal.

Laporan medis selanjutnya mengatakan, pasien itu diberi suntikan B12, suplemen, dan saran diet. Hanya saja, dia tidak mengikuti pengobatan yang direkomendasikan.

Setahun kemudian, pemuda itu kembali ke rumah sakit karena mengalami gangguan pendengaran dan penglihatan. Akan tetapi, dokter tidak dapat menemukan penyebabnya.

"Pada usia 17 tahun, penglihatan pasien menjadi semakin buruk, sampai mengalami kebutaan," kata laporan itu, seperti dilansir Express.co.uk, Selasa (25/1/2022).

Anak laki-laki itu mengakui bahwa dia menghindari makanan dengan tekstur tertentu. Dia telah mengonsumsi makanan cepat saji yang sama selama lebih dari satu dekade.

Memeriksa gizi anak tersebut, dokter menemukan bahwa ia kekurangan vitamin B12 dan vitamin D. Selain itu, kepadatan mineral tulangnya berkurang, kadar tembaga dan seleniumnya juga rendah, serta tingkat zinc-nya tinggi.

Baca Juga: Yayasan Amway Peduli dan UC Surabaya Gelar Edukasi Kesehatan Anak Muda

Saat memeriksa kondisinya, pasien tampak mengalami gangguan penglihatan secara permanen. Laporan tersebut memperingatkan bahwa kerusakan optik terkait nutrisi harus selalu dipertimbangkan oleh dokter, terlebih jika menemukan pasien dengan gejala penglihatan yang tidak dapat dijelaskan.

"Risiko kesehatan jantung yang buruk, obesitas, dan kanker yang terkait dengan konsumsi junk food sudah diketahui dengan baik, tetapi gizi buruk juga dapat merusak sistem saraf secara permanen, terutama penglihatan," menurut laporan itu.

Tidak seperti rasa sakit dan nyeri rutin di tubuh, mata jarang mengingatkan orang akan suatu masalah. Saat terjadi kehilangan penglihatan, boleh jadi sulit dikenali pada awalnya hingga menjadi terlambat ditangani.

Indra penglihatan menjadi salah satu bagian penting dalam kehidupan. Seseorang bisa menjaga kesehatan mata dari pola hidup maupun makan yang tepat.

Baca Juga: Upaya Dinkes Kota Kediri Kendalikan Penyakit Paru Obstruktif Kronik dan Asma

Hal ini sebenarnya jarang terjadi di negara maju. Kondisi tersebut berpotensi dapat dipulihkan jika diketahui lebih awal.

Akan tetapi, bila tidak diobati, kekurangan nutrisi bisa menyebabkan kebutaan permanen. Dr Denize Atan, penulis utama studi tersebut, berharap temuan ini berdampak pada kualitas hidup, pendidikan, pekerjaan, interaksi sosial, dan juga kesehatan mental.

Baca Artikel Asli

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.