Minggu, 14 Jun 2026 08:08 WIB

Celoteh

Ketika Warga Surabaya Tak Kenal Lontong Kupang, Ini Rujak?

Lontong kupang sudah jarang sekali dijajakan keliling kampung atau pula perumahan. (Foto: Farizal Tito/jatimnow.com)
Lontong kupang sudah jarang sekali dijajakan keliling kampung atau pula perumahan. (Foto: Farizal Tito/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sepiring lontong kupang tersaji di atas meja. Salah satu makanan khas Surabaya itu juga dilengkapi sate kerang. Kuah dengan racikan petis memenuhi piring. Irisan lontong tertata apik dengan toping kupang. Di sampingnya, tersaji es kelapa muda. Sungguh nikmat disantap di tepi Pantai Kenjeran saat cuaca gerah.

Seorang bocah perempuan yang dari tadi bermain pasir, berlari kecil mendekati meja dengan sajian lontong kupang tadi. Ibu anak itu pun menawarinya. "Ayo itu dimakan dulu. Enak lho," ucap ibu itu kepada putrinya.

Baca Juga: Mendikdasmen Pantau TKA Hari Kedua di Surabaya

Bocah perempuan bertubuh agak subur itu mengernyitkan dahi. Ia mengamati makanan itu. Mungkin ia tak pernah melihat, apalagi memakannya. "Apa ini, Ma? Rujak ta?" Celetuknya polos.

Seketika itu pula, ibu itu tertawa terpingkal-pingkal karena celetukkan putrinya yang bernama Naila Zahwah. "Oalaaaa anak zaman sekarang sudah tidak kenal makanan tradisional," katanya. Ya, Naila yang duduk di kelas 1 sekolah dasar.

Ia memang tak pernah merasakan makanan lontong kupang, demikian pula dengan rujak. "Dia memang belum pernah makan (lontong) kupang," kata ibunya.

Baca Juga: Cuaca Jatim Hari Ini, Hujan Petir Mengancam 12 Daerah

Ketidaktahuan Naila bukan karena tidak doyan makanan tradisional, seperti lontong kupang, semanggi, rujak dan lain sebagainya . Tapi karena memang makanan sejenis itu sudah jarang sekali dijajakan keliling kampung atau pula perumahan. Anak-anak lebih mengenal berbagai macam makanan cepat saja yang iklannya sering nongol di televisi.

Naila yang tadi penasaran pun segera mencicipi lontong kupang tersebut. Saat sendoknya terisi kupang, Naila mendekatkan matanya. Sekilas, kupang memang tampak seperti biji mata, berwarna putih dengan titik hitam di tengahnya.

"Ini matanya ikan ta, Ma?" Ia penasaran. Sementara ibunya pun tersenyum dan agak bingung cara menjelaskannya. "Kupang itu hewan laut. Mirip seperti kerang," jawabnya.

Baca Juga: Sambut Ramadan, Kuliner Khas NTT Siap Manjakan Lidah Warga Malang

Beberapa menit berlalu, sepiring kupang lontong itu habis dilahap Naila. Dengan menahan rasa pedas ia menyambar es teh di depannya. Tapi ibunya menahan Naila untuk tidak minum es teh itu.

"Minum ini dulu. Biar tidak sakit perut," ia menyodorkan es kelapa muda. Kali ini Naila tidak bertanya lagi. Ia langsung menyeruput es tersebut dan segera berlari melanjutkan permainannya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.