Sabtu, 13 Jun 2026 17:16 WIB

Jika Ingin Selamat, Hindari Jalur Pendakian Gunung Arjuno-Welirang Ini

  • Penulis : Moch Rois
  • | Sabtu, 18 Des 2021 11:08 WIB
Di kawasan Tahura Raden Soerja masih banyak satwa liar di tengah ramainya aktivitas pendakian. (Foto: Mochamad Rois/jatimnow.com)
Di kawasan Tahura Raden Soerja masih banyak satwa liar di tengah ramainya aktivitas pendakian. (Foto: Mochamad Rois/jatimnow.com)

Pasuruan - Deretan Gunung Arjuno, Welirang dan Anjasmoro yang menjulang di taman hutan raya (Tahura) Raden Soerjo memang sangat eksotis dan mengundang para pendaki tertantang menaklukan puncaknya. Namun ada beberapa jalur pegunungan ini yang sebaiknya dihindari para pendaki.

Di kawasan Tahura Raden Soerja yang luasnya mencapai 27.868,30 hektare, ini masih banyak satwa liar di tengah ramainya aktivitas pendakian. Satwa liar yang masuk kategori buas tersebut adalah Macan Tutul.

Baca Juga: Lagi, Mayat Pria Ditemukan di Bawah Jembatan Cangar

Kepala UPT Tahura Raden Soerjo, Akhmad Wahyudi pun membenarkan keberadaan salah satu hewan top predator tersebut.

"Benar, masih ada populasi Macan Tutul di kawasan Tahura Raden Soerjo. Untuk jumlahnya belum pernah dilakukan inventarisasi. Wilayah persebarannya di Gunung Arjuno, Welirang dan Anjasmoro," jelas Kepala UPT Tahura Raden Soerjo, Akhmad Wahyudi, Sabtu (18/12/2021).

Meskipun sosok Macan Tutul tersebut tinggal di teritorial Tahura R soerjo, zona lintas aktivitas hewan buas itu berada di pedalaman hutan. Terpisah dengan zona lintas pendakian ke Gunung Arjuno-Welirang.

Baca Juga: Pertama Kalinya! Mahasiswa UNAIR Kibarkan Bendera di Arjuno untuk Rayakan HUT RI

"Jalurnya beda. Jalur pendakian itu bukan jalur lintasan satwa beraktivitas mencari makan," terangnya.

Meski demikian, Wahyudi mengimbau agar para pendaki tidak semberono melenceng dari jalur pendakian resmi dan membuka jalur sendiri untuk menuju ke puncak gunung. Sebab dikhawatirkan saat membuka jalur berbeda tersebut para pendaki masuk ke wilayah aktivitas Macan Tutul berburu.

Baca Juga: AATP Ditarget Rampung Desember, Pj Bupati Pasuruan Promosikan Amphiteater

"Agar tidak mengganggu aktivitas satwa liar salah satunya, Macan Tutul, para pendaki dilarang membuka jalur pendakian baru. Selama pendaki mendaki di jalur resmi pasti aman," tandasnya.

Di sisi lain, Wahyudi menginformasikan jika jalur pendakian Arjuno-Welirang sampai saat ini masih ditutup karena cuaca buruk. "Saat ini seluruh pos jalur pendakian masih tutup. Cuaca buruk," tambahnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.