Rabu, 22 Jul 2026 10:22 WIB

Astra Financial Catat Sektor Otomotif Tumbuh 69 Persen

Astra Financial dalam GIIAS 2021 di Surabaya (Foto: Farizal Tito/jatimnow.com)
Astra Financial dalam GIIAS 2021 di Surabaya (Foto: Farizal Tito/jatimnow.com)

Surabaya - Astra Financial mencatat masih adanya geliat ekonomi jelang akhir Tahun 2021, termasuk pada sektor otomotif. Dari data mereka, selama Januari hingga September 2021, sektor otomotif tumbuh positif sekitar 69 persen.

Project Director Astra Financial & Logistic GIIAS 2021, Gunawan Salim mengatakan, meningkatnya potensi ekonomi sektor otomotif juga didukung dengan adanya pameran-pameran besar seperti event GIIAS 2021.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Menurutnya, pertumbuhan sektor otomotif ini terasa sejak event GIIAS pertama di Jakarta. Semula Astra Financial menargetkan Rp 800 miliar untuk seluruh GIIAS dengan 3.000 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK).

"Tetapi GIIAS Jakarta saja, kami sudah tembus Rp 830 miliar dengan SPK 3.220, tembus juga," ujarnya di GIIAS Surabaya, Rabu (8/12/2021).

Kendati demikian, pihaknya masih memiliki kesempatan lagi pada event GIIAS di Surabaya, sehingga akan mematok target agar genap Rp 1 triliun.

"Dengan GIIAS di Surabaya ini, kami bertekad mencari 700 SPK lagi dengan pendanaan Rp 200 miliar. Supaya genap Rp 1 triliun," paparnya.

Chief Marketing & Sales Officer ACC Astra Financial, Tan Chian Hok membeberkan bahwa antusias masyarakat untuk mempunyai kendaraan baru seiring dengan melandainya kasus Covid-19 di Indonesia. Terlebih banyak Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) mengeluarkan model kendaraan baru.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

"Secara total target kita untuk 2021 tercapai," ungkapnya.

Kenaikan signifikan ini memakai perbandingan Tahun 2020. Namun bila dibandingkan Tahun 2019, geliat otomotif tahun ini masih lebih rendah.

"Belum kembali (seperti) 2019, tapi sudah dekat," sambungnya.

Dia menambahkan, meskipun target di Tahun 2021 ini telah terpenuhi, tapi terbilang masih di angka target yang telah dicapai pada Tahun 2019.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

"Ya tergolong masih ada potensi selama 2021 ini recovery rate yang ditargetkan sudah terpenuhi. Jika kita lihat nantinya di tahun ini market otomotif akan kita taksir akan ditutup 850 ribu-an (unit) tahun ini," urainya.

"Kalau kita lihat 2019 itu 1,05 juta. Kita hopefully 2022 nanti 960 ribu-an," tandas Tan.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.