Minggu, 07 Jun 2026 06:40 WIB

DPRD Kabupaten Pasuruan Merasa Dirugikan Pemberitaan Ayah RB

  • Penulis : Moch Rois
  • | Senin, 06 Des 2021 15:54 WIB
Pimpinan DPRD Kabupaten Pasuruan merasa dirugikan dikaitkan pemberitaan ayah RB. (Foto: Mochamad Rois)
Pimpinan DPRD Kabupaten Pasuruan merasa dirugikan dikaitkan pemberitaan ayah RB. (Foto: Mochamad Rois)

Pasuruan - Pimpinan DPRD Kabupaten Pasuruan memberikan klarifikasi karena sempat dikaitkan dengan kasus oknum RB yang menyebabkan kematian NW, mahasiswi bunuh diri di makam ayahnya. Orang tua RB sempat disebut-sebut adalah anggota DPRD Kabupaten Pasuruan.

Ketua DPRD Kabupaten Sudiono Fauzan, menjelaskan secara kelembagaan pihaknya merasa dirugikan dengan kabar viral yang disuarakan para netizen di dunia maya itu.

Baca Juga: Mahasiswi di Tulungagung Meninggal Dunia Usai Tabrak Truk Parkir

"Tentunya, kami secara kelembagaan DPRD sangat dirugikan dengan dikaitkannya dengan peristiwa tersebut. Makanya kami klarifikasi jika Bapak Niryono orang tua RB bukan anggota DPRD Kabupaten Pasuruan. Yang bersangkutan warga Kecamatan Pandaan, profesinya tengkulak gabah," jelas jelas Sudiono Fauzan, Senin (6/12/2021).

Baca Juga: Minta Maaf pada Masyarakat, Ayah RB Sebut NW Calon Menantu

Bersama Wakil Ketua DPRD, Andri Wahyudi dan Rias Yudikari Drastika, Sudiono Fauzan menambahkan secara kelembagaan DPRD Kabupaten Pasuruan menyatakan turut berduka cita dan prihatin atas meninggalnya almarhun Novia Widyasari Rahayu (NWR). Serta mendoakan semoga diterima di sisi Allah SWT dan keluarga almarhumah diberi ketabahan dan kekuatan.

Baca Juga: Ketua DPRD Pasuruan Pesan 4 Skala Prioritas Utama Kerja Pj Bupati

Selain itu, DPRD Kabupaten Pasurua pun mengecam aksi perilaku dan tindakan RB. Perbuatannya tidak mencerminkan aparat penegak hukum dan warga negara yang baik.

"Kami mendukung langkah tegas Kapolri dan jajaran mengungkap dengan cepat kasus yang menyita perhatian publik dan memberi sanksi tegas dan keras kepada saudara RB," ungkapnya.

Sehubungan telah ditetapkannya RB sebagai tersangka oleh Mapolda Jatim, Dion pun meminta masyarakat Kabupaten Pasuruan tetap tenang dan kondusif.

Baca Juga: Ketika Belasan Aktivis Bertelanjang Dada di Kantor DPRD Kabupaten Pasuruan

"Kami meminta kepada masyarakat untuk tetap tenang dan menjaga kondusifitas daerah kita," tandasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.