Minggu, 26 Jul 2026 15:02 WIB

Pemuda Pancasila Jatim Tuntut Junimart Girsang Minta Maaf

Wakil Ketua Sapma Pemuda Pancasila Jatim, Arderio Hukom
Wakil Ketua Sapma Pemuda Pancasila Jatim, Arderio Hukom

Surabaya - Pemuda Pancasila (PP) Jawa Timur angkat bicara terkait pernyataan Wakil Ketua Komisi II DPR RI Junimart Girsang yang meminta pemerintah memberikan sanksi pembubaran Pemuda Pancasila (PP) dan Forum Betawi Rempug (FBR).

Wakil Ketua Sapma Pemuda Pancasila Jawa Timur, Arderio Hukom menegaskan, politisi PDI Perjuangan (PDIP) itu seakan lupa diri dengan identitasnya sendiri.

Baca Juga: Lita Machfud Arifin Raih Penghargaan Perempuan Inspiratif Jawa Timur 2026

"Hal-hal seperti ini cukup memprihatinkan. Jas merah salah satu pernyataan Bung Karno yang juga dijadikan panutan oleh partainya sendiri, tapi Junimart Girsang tidak memahaminya posisi Pemuda Pancasila di dalam gerakannya," ujar Arderio seperti diterima jatimnow.com, Rabu (24/11/2021).

Arderio menegaskan, PP lahir dari rahim TNI, karena senafas di saat itu untuk menjaga Pancasila dari PKI. Memasuki 62 tahun mengabdi untuk negeri hingga hari ini, PP banyak berkontribusi kepada negara dan bangsa. Bahkan Ketua DPD RI dan Ketua MPR RI adalah kader PP.

"Dari keributan yang terjadi itu hanya segelintir dan oknum-oknum saja. Bahkan masih banyak kader PP yang tidak melakukan hal-hal seperti itu," tegas dia.

Menurutnya, sikap Politisi PDIP itu sangat sembarangan dan tidak mencerminkan sikap pejabat tinggi sebagai penengah konflik.

Baca Juga: Survei BI Mei 2026: Indeks Keyakinan Konsumen Jatim Lampaui Nasional

"Inilah yang disayangkan, anggota dewan yang terhormat haruslah bisa menjadi panutan dan bijak menyikapi dengan menengahi. Juga pendekatan yang baik untuk menengahi. Sama halnya saat oknum PDIP korupsi atau bahkan ada hal-hal yang lainnya juga tidak menuntut untuk bubarkan PDIP," jelasnya.

Arderio bersama dengan kader lainnya mengutuk keras dan mendesak Junimart Girsang meminta maaf kepada Pemuda Pancasila.

"Sebagai anggota dewan yang terhormat, baiknya untuk tidak asal ngomong, ketahui permasalahannya lalu jadilah penengah untuk bisa menyelesaikan permalasahan tersebut," tandasnya.

Baca Juga: PAN Jatim Mulai Panaskan Mesin Politik Tatap Pemilu 2029

Pemuda Pancasila JatimPemuda Pancasila Jatim

 

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.