Rabu, 22 Jul 2026 12:17 WIB

Polrestabes Surabaya Gelar Simulasi Pengamanan Nataru

Polrestabes Surabaya melakukan simulasi pengamanan di Gereja.
Polrestabes Surabaya melakukan simulasi pengamanan di Gereja.

Surabaya - Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Polrestabes Surabaya melakukan simulasi pengamanan di Gereja Katolik Kelahiran Santa Perawan Maria di Jalan Kepanjen Surabaya, Minggu (21/11/2021).

Polrestabes Surabaya melibatkan Satgas Penanggulangan Covid-19, beberapa Ormas dan organisasi keagamaan dalam simulasi tersebut.

Baca Juga: Tergiur Upah Cepat, Mantan Kurir Paket di Surabaya Berubah Haluan Antar Narkoba

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan memimpin langsung simulasi dengan didampingi Wakapolrestabes Surabaya AKBP Hartoyo.

Dari pengamatan di lokasi, proses simulasi meliputi apel pengamanan, tactikal floor game (TFG), sterilisasi oleh Brimob, secdoor, serta apel konsolidasi yang dipimpin oleh Kasubag Kerma, yang berperan sebagai Perwira Pengendali Pengamanan (Padal PAM).

Sebelum memasuki gereja, jemaat yang datang wajib untuk mengikuti protokol kesehatan diawasi langsung Satgas Covid-19 gereja. Mulai dari wajib menggunakan masker, cuci tangan menggunakan sabun, scan barcode aplikasi PeduliLindungi, cek suhu tubuh, hingga penyemprotan di bilik disinfektan.

Jemaat boleh masuk apabila scan barcode aplikasi peduli lindungi berwarna hijau. Apabila scan barcode berwarna merah, artinya jemaat tersebut belum menerima vaksin. Di lokasi, tersedia vaksin on the spot dan nakes yang bersiaga.

Baca Juga: Bongkar Kasus Internasional, AKBP Edy Herwiyanto Raih 6 Penghargaan

Tempat duduk diatur dan terdaftar atas nama jemaat yang mendapatkan undangan sesuai jadwal, untuk memudahkan pengawasan dan tracing apabila terjadi sesuatu.

Jika ditemukan jemaat yang terbukti positif Covid-19, maka akan ditempatkan di ruang isolasi yang disediakan dan ditangani oleh Satgas Covid-19 Kota Surabaya.

Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan mengatakan, simulasi ini sebagai antisipasi Polrestabes Surabaya untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan dan kecolongan oleh aksi teror pada saat perayaan Nataru. Sekaligus sebagai acuan pengamanan pada saat Nataru di seluruh wilayah Polrestabes Surabaya.

Baca Juga: Rumah Dua Lantai di Jagir Wonokromo Surabaya Ludes Terbakar

“Hal ini nantinya dapat digunakan sebagai acuan oleh para unsur pengamanan Nataru yang ada di wilayah Polrestabes Surabaya, dan sebagai tujuan akhirnya supaya Kota Surabaya ini aman dan kondusif," ujarnya.

Yusep menambahkan, pengamanan ini masih sama dengan tahun-tahun sebelumnya, hanya saja kali ini diberlakukan protokol kesehatan yang ketat karena dalam masa pandemi Covid-19.

“Saat ini Surabaya memang sudah Level 1 tetapi kita tetap harus waspada dan kita percaya bahwa pandemi covid-19 ini masih ada. Untuk itu perayaan Natal dan Tahun Baru kali ini tetap dilaksanakan dengan prokes ketat, supaya nantinya tidak terjadi penularan dan ada klaster baru setelah perayaan Nataru ini," jelas Yusep.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.