Rabu, 22 Jul 2026 07:26 WIB

Ibu Kandung Aniaya Balita hingga Tewas di Surabaya Dipicu Masalah Sepele

Ilustrasi/jatimnow.com
Ilustrasi/jatimnow.com

Surabaya - AS (24), seorang ibu asal Sidokapasan, Kecamatan Simokerto, Surabaya tega menganiaya anak kandungnya sendiri hingga tewas disebut karena jengkel dengan bocah lelaki berusia 4 tahun tersebut.

"Motif tersangka melakukan tindakan penganiayaan terhadap anaknya tersebut diduga karena rasa emosi dan kesal yang tidak terkontrol," kata Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, Kompol Mirzal Maulana, Rabu (10/11/2021).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Baca juga: 

Ia menyebutkan, dari hasil interogasi ke tersangka AS diketahui jika korban sering buang air besar di celana.

"Korban susah dikasih tahu terkait sering buang air besar di celana dan sering mengganggu anak tersangka yang masih balita (umur 1 bulan)," terangnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Diketahui, penganiayaan dilakukan tersangka pada Selasa 9 November hingga korban tewas sekitar pukul 17.30 WIB.

Dari hasil autopsi dan penyelidikan, didapatkan fakta bahwa korban meninggal tidak wajar dan terdapat kekerasan fisik (tumpul) terhadap tubuh korban. Luka lebam akibat luka pukulan itu terlihat pada wajah, punggung hingga paha korban.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Dari info yang diterima, balita laki-laki itu sebelumnya dirawat oleh neneknya. Namun pada usia 4 tahun, korban diambil orang tuanya dari neneknya.

Tersangka dijerat Pasal 80 ayat (3) UU RI No. 35 Tahun 2014 Atas Perubahan UU RI No. 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak dan atau pasal 44 ayat (3) UU RI No. 23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga dan atau pasal 351 ayat (3) KUHP.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.