Sabtu, 06 Jun 2026 20:35 WIB

Hama Tikus Hantui Petani di Gresik, 70 Penembak Jitu Dikerahkan

Para penembak jitu mengumpulkan tikus hasil buruannya di Gresik
Para penembak jitu mengumpulkan tikus hasil buruannya di Gresik

Gresik - Kepala Desa Gredek Kedungbanteng, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, Bahrul Ghofar mengundang 70 penembak jitu yang tergabung dalam Community Bediler Gresik (CBG) untuk memburu tikus yang selama ini menghantui petani di desanya.

Langkah ini terpaksa diambil Kades Ghofar, karena ribuan tikus itu sudah sangat meresahkan warganya. Para petani selama ini banyak yang dirugikan akibat keberadaan tikus-tikus tersebut.

Baca Juga: Kampung SIBA KLASIK Gresik Terapkan Kurban Minim Sampah

Ghofar berharap, dengan cara ini, diharapkan saat musim tanam tiba, populasi tikus bisa berkurang drastis sehingga bisa meminimalisir kerusakan tanaman padi.

"Tikus menjadi ancaman serius bagi para petani. Karena itu kami berkerjasama dengan Community Bediler Gresik untuk membantu kami dalam memberantas tikus," ungkap Ghofar, Minggu (31/10/2021).

Ghofar mengungkapkan, ratusan tikus berhasil ditembak mati dalam perburuan semalam. Melihat efektifnya cara tersebut, Ghofar kemudian berencana akan mengagendakan kembali kegiatan itu.

Baca Juga: JIIPE Peduli Bagikan Puluhan Hewan Kurban ke Masyarakat Gresik

"Waktu perburuan sekitar dua jam, hasilnya para penembak berhasil mengumpulkan sekitar 730 ekor tikus," ungkapnya.

Ghofar menambahkan, cara membasmi tikus seperti ini dirasa lebih aman jika dibanding para petani harus memasang kawat beraliran listrik yang selama ini justru berisiko tinggi menelan korban jiwa. Namun selain itu, Pemdes Gredek Kedungbanteng juga telah membuat rumah burung hantu (rubuha).

Untuk memotivasi semangat para penembak, Ghofar menyiapkan hadiah bagi penembak yang berhasil mengumpulkan tikus paling banyak. Untuk juara 1 mendapat hadiah uang sebesar Rp 500 ribu, juara 2 Rp 400 ribu, juara ke 3 Rp 300 ribu.

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan dan Kementerian Koperasi Jalin Kerjasama Jaminan Sosial

Sedangkan untuk juara harapan 1 Rp 250 ribu, juara harapan 2 Rp 200 ribu dan Juara harapan 3 Rp 150 ribu.

"Saya atas nama warga Desa Gredek Kedungbanteng berucap banyak terima kasih kepada teman-teman CBG yang telah berkenan menyisihkan waktunya untuk membantu petani dalam membasmi hama tikus," pungkas Ghofar.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.