Rabu, 22 Jul 2026 04:39 WIB

Hama Tikus Hantui Petani di Gresik, 70 Penembak Jitu Dikerahkan

Para penembak jitu mengumpulkan tikus hasil buruannya di Gresik
Para penembak jitu mengumpulkan tikus hasil buruannya di Gresik

Gresik - Kepala Desa Gredek Kedungbanteng, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, Bahrul Ghofar mengundang 70 penembak jitu yang tergabung dalam Community Bediler Gresik (CBG) untuk memburu tikus yang selama ini menghantui petani di desanya.

Langkah ini terpaksa diambil Kades Ghofar, karena ribuan tikus itu sudah sangat meresahkan warganya. Para petani selama ini banyak yang dirugikan akibat keberadaan tikus-tikus tersebut.

Baca Juga: Demam Piala Dunia 2026 Warnai MPLS di SMP Muhammadiyah 12 Gresik Kota Baru

Ghofar berharap, dengan cara ini, diharapkan saat musim tanam tiba, populasi tikus bisa berkurang drastis sehingga bisa meminimalisir kerusakan tanaman padi.

"Tikus menjadi ancaman serius bagi para petani. Karena itu kami berkerjasama dengan Community Bediler Gresik untuk membantu kami dalam memberantas tikus," ungkap Ghofar, Minggu (31/10/2021).

Ghofar mengungkapkan, ratusan tikus berhasil ditembak mati dalam perburuan semalam. Melihat efektifnya cara tersebut, Ghofar kemudian berencana akan mengagendakan kembali kegiatan itu.

Baca Juga: Gandeng Akademisi, PLN Edukasi Petani Gresik Gunakan Teknologi Sensor Pertanian

"Waktu perburuan sekitar dua jam, hasilnya para penembak berhasil mengumpulkan sekitar 730 ekor tikus," ungkapnya.

Ghofar menambahkan, cara membasmi tikus seperti ini dirasa lebih aman jika dibanding para petani harus memasang kawat beraliran listrik yang selama ini justru berisiko tinggi menelan korban jiwa. Namun selain itu, Pemdes Gredek Kedungbanteng juga telah membuat rumah burung hantu (rubuha).

Untuk memotivasi semangat para penembak, Ghofar menyiapkan hadiah bagi penembak yang berhasil mengumpulkan tikus paling banyak. Untuk juara 1 mendapat hadiah uang sebesar Rp 500 ribu, juara 2 Rp 400 ribu, juara ke 3 Rp 300 ribu.

Baca Juga: Tercebur Sumur 15 Meter, Kakek 98 Tahun di Kedamean Gresik Ditemukan Tewas

Sedangkan untuk juara harapan 1 Rp 250 ribu, juara harapan 2 Rp 200 ribu dan Juara harapan 3 Rp 150 ribu.

"Saya atas nama warga Desa Gredek Kedungbanteng berucap banyak terima kasih kepada teman-teman CBG yang telah berkenan menyisihkan waktunya untuk membantu petani dalam membasmi hama tikus," pungkas Ghofar.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.