Sabtu, 06 Jun 2026 18:16 WIB

Mengenal Jember Cycling Experience, Ajang Bersepeda Sambil Mencicipi Kopi Lokal

  • Penulis :
  • | Minggu, 31 Okt 2021 12:13 WIB
Jember morning ride diikuti puluhan pesepeda di Jember. (Foto: Istimewa)
Jember morning ride diikuti puluhan pesepeda di Jember. (Foto: Istimewa)

Jember - Puluhan pesepeda di Jember tergabung dalam acara Jember Cycling Experience melakukan hal menarik di Minggu (31/10/2021) pagi. Mereka gowes untuk bersilaturahmi, menikmati suasana pedesaan sembari mencicipi kopi dari petani lokal.

Acara ini diinisiasi Ecotransport Indonesia berkolaborasi dengan Komunitas Jember Koffiesta. Jember Cycling Experience adalah sebuah program bersepeda untuk mewujudkan lingkungan hidup lebih baik di Kabupaten Jember.

Baca Juga: Data Warga Miskin Dibenahi, BP Taskin Puji Langkah Pemkab Jember

Program tersebut diikuti 40 pesepeda yang merupakan warga lokal, sekaligus untuk mempromosikan sepeda sebagai sarana transportasi ramah lingkungan yang dapat mengurangi polusi udara.

Jember cycling experience.Jember cycling experience.

Program Manager Ecotransport Indonesia Indra Pradana menjelaskan, kegiatan ini juga sebagai upaya mendorong tumbuhnya sustainable tourism di Jember. Terlebih perekonomian dan sektor wisata di Jember cukup terpuruk akibat dihantam pandemi Covid-19.

“Kabupaten Jember memiliki banyak aset dan potensi untuk dijadikan sebuah destinasi wisata bersepeda yang dapat menarik minat pesepeda dari berbagai wilayah di Indonesia bahkan dunia,” ujar Indra.

Acara ini sekaligus untuk mempromosikan produk lokal Jember dan tempat wisata yang sempat terpuruk sejak pandemi Covid-19. Uniknya, peserta juga diajak fun cupping kopi Jember yang digelar di Kedai Pak Yon di Jalan Bengawan Solo No 19, Sumbersari.

“Acara Jember Cycling Experience ini juga membantu mempromosikan produk lokal Jember termasuk tempat wisata yang cukup eksotis dengan lingkungan yang asri seperti lahan pertanian, perkebunan, suasana pedesaan yang tenang," jelas Indra.

"Bahkan untuk gelaran acara awal ini kami bersama komunitas penggiat kopi Jember Koffiesta menghadirkan fun cupping kopi Jember yang digelar di salah satu kedai kopi di jalan Bengawan Solo Jember,” imbuhnya.

Baca Juga: Pertamina Jual Paket Sembako Rp211 Ribu Seharga Rp30 Ribu di Jember

Ada alasan kuat kenapa kedai kopi Pak Yon dipilih sebagai fun cupping. Menurut Indra, kopi di kedai tersebut berasal dari kebun sendiri dan konsisten menyajikan kopi-kopi Jember yang sudah berstandar petik merah dengan SOP pasca panen kopi, untuk menjamin konsistensi kualitas dan cita rasa.

Penyelenggara menyediakan sejumlah kopi lokal yang bisa dicicipi. Di antaranya Baban Silosanen, Sumberjati Silo, Mandigu Mumbulsari, Durjo Argopuro Sukorambi, dan Sukmo Elang.

"Kopi yang disajikan rata-rata berjenis robusta. Tetapi untuk kopi yang berasal dari gugusan Gunung Argopuro, juga memiliki varian Arabika," jelas pria kelahiran Jember, tersebut.

Fun cupping kopi Jember.Fun cupping kopi Jember.

Baca Juga: Pengerjaan Food Street Jember Dikebut, Jamin tak Ganggu Peribadatan di Gereja

Ke depan, lanjut Indra, pihaknya akan menyelenggarakan program lain seperti Jember Morning Ride. Sebuah program bersepeda yang diadakan hari minggu pagi, dan Jember Night Ride untuk program bersepeda yang diadakan hari rabu malam.

“Melalui kegiatan bersepeda ini, kami juga mencoba menjalankan transisi dari pandemi menuju endemi dengan kegiatan olahraga dan melalui kegiatan ekonomi kreatif yang mengangkat tema produk lokal Jember dengan tetap menjalankan protokol kesehatan serta anjuran vaksin bagi semua orang," urainya.

"Bahkan kami juga merencanakan sebuah acara Jember Coffee and Cycling Festival 2022, sebagai ajang pesepeda sekaligus etalase bagi kopi Jember serta produk lokal Jember yang lain di tahun 2022, sekaligus bagian dari kampanye Jember Bike Camp, dan Jember Bersepeda Ke Sekolah dan Ke Tempat Kerja,” pungkas alumni Unair ini.

 

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.