Rabu, 22 Jul 2026 10:24 WIB

Mengenal Jember Cycling Experience, Ajang Bersepeda Sambil Mencicipi Kopi Lokal

  • Penulis :
  • | Minggu, 31 Okt 2021 12:13 WIB
Jember morning ride diikuti puluhan pesepeda di Jember. (Foto: Istimewa)
Jember morning ride diikuti puluhan pesepeda di Jember. (Foto: Istimewa)

Jember - Puluhan pesepeda di Jember tergabung dalam acara Jember Cycling Experience melakukan hal menarik di Minggu (31/10/2021) pagi. Mereka gowes untuk bersilaturahmi, menikmati suasana pedesaan sembari mencicipi kopi dari petani lokal.

Acara ini diinisiasi Ecotransport Indonesia berkolaborasi dengan Komunitas Jember Koffiesta. Jember Cycling Experience adalah sebuah program bersepeda untuk mewujudkan lingkungan hidup lebih baik di Kabupaten Jember.

Baca Juga: Data Warga Miskin Dibenahi, BP Taskin Puji Langkah Pemkab Jember

Program tersebut diikuti 40 pesepeda yang merupakan warga lokal, sekaligus untuk mempromosikan sepeda sebagai sarana transportasi ramah lingkungan yang dapat mengurangi polusi udara.

Jember cycling experience.Jember cycling experience.

Program Manager Ecotransport Indonesia Indra Pradana menjelaskan, kegiatan ini juga sebagai upaya mendorong tumbuhnya sustainable tourism di Jember. Terlebih perekonomian dan sektor wisata di Jember cukup terpuruk akibat dihantam pandemi Covid-19.

“Kabupaten Jember memiliki banyak aset dan potensi untuk dijadikan sebuah destinasi wisata bersepeda yang dapat menarik minat pesepeda dari berbagai wilayah di Indonesia bahkan dunia,” ujar Indra.

Acara ini sekaligus untuk mempromosikan produk lokal Jember dan tempat wisata yang sempat terpuruk sejak pandemi Covid-19. Uniknya, peserta juga diajak fun cupping kopi Jember yang digelar di Kedai Pak Yon di Jalan Bengawan Solo No 19, Sumbersari.

“Acara Jember Cycling Experience ini juga membantu mempromosikan produk lokal Jember termasuk tempat wisata yang cukup eksotis dengan lingkungan yang asri seperti lahan pertanian, perkebunan, suasana pedesaan yang tenang," jelas Indra.

"Bahkan untuk gelaran acara awal ini kami bersama komunitas penggiat kopi Jember Koffiesta menghadirkan fun cupping kopi Jember yang digelar di salah satu kedai kopi di jalan Bengawan Solo Jember,” imbuhnya.

Baca Juga: Pertamina Jual Paket Sembako Rp211 Ribu Seharga Rp30 Ribu di Jember

Ada alasan kuat kenapa kedai kopi Pak Yon dipilih sebagai fun cupping. Menurut Indra, kopi di kedai tersebut berasal dari kebun sendiri dan konsisten menyajikan kopi-kopi Jember yang sudah berstandar petik merah dengan SOP pasca panen kopi, untuk menjamin konsistensi kualitas dan cita rasa.

Penyelenggara menyediakan sejumlah kopi lokal yang bisa dicicipi. Di antaranya Baban Silosanen, Sumberjati Silo, Mandigu Mumbulsari, Durjo Argopuro Sukorambi, dan Sukmo Elang.

"Kopi yang disajikan rata-rata berjenis robusta. Tetapi untuk kopi yang berasal dari gugusan Gunung Argopuro, juga memiliki varian Arabika," jelas pria kelahiran Jember, tersebut.

Fun cupping kopi Jember.Fun cupping kopi Jember.

Baca Juga: Pengerjaan Food Street Jember Dikebut, Jamin tak Ganggu Peribadatan di Gereja

Ke depan, lanjut Indra, pihaknya akan menyelenggarakan program lain seperti Jember Morning Ride. Sebuah program bersepeda yang diadakan hari minggu pagi, dan Jember Night Ride untuk program bersepeda yang diadakan hari rabu malam.

“Melalui kegiatan bersepeda ini, kami juga mencoba menjalankan transisi dari pandemi menuju endemi dengan kegiatan olahraga dan melalui kegiatan ekonomi kreatif yang mengangkat tema produk lokal Jember dengan tetap menjalankan protokol kesehatan serta anjuran vaksin bagi semua orang," urainya.

"Bahkan kami juga merencanakan sebuah acara Jember Coffee and Cycling Festival 2022, sebagai ajang pesepeda sekaligus etalase bagi kopi Jember serta produk lokal Jember yang lain di tahun 2022, sekaligus bagian dari kampanye Jember Bike Camp, dan Jember Bersepeda Ke Sekolah dan Ke Tempat Kerja,” pungkas alumni Unair ini.

 

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.