Senin, 08 Jun 2026 16:05 WIB

Formula Pemkab dan DPRD Ponorogo Gairahkan Pasar Legi

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Selasa, 26 Okt 2021 16:53 WIB
Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko dan anggota DPRD sidak ke Pasar Legi
Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko dan anggota DPRD sidak ke Pasar Legi

Ponorogo - Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko bersama anggota DPRD melakukan sidak ke Pasar Legi, Selasa (26/10/2021). Sidak dilakukan menyusul keluhan pedagang terkait sepinya pembeli.

Satu demi satu pedagang, mulai dari lantai satu hingga empat dihampiri oleh Bupati Sugiri dan rombongan. Para pedagang langsung curhat perihal sepinya pembeli.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

"Sidak ini untuk menindaklanjuti terkait dengan laporan dari para pedagang yang ada di lantai satu sampai lantai empat," ujar Ketua Komisi B DPRD Ponorogo, Ribut Riyanto.

Laporan itu akhirnya dilakukan asesment. Hasil sidak pertama juga dibawa ke ruang paripurna. Waktu itu, DPRD rapat dengan semua perwakilan pedagang dari masing-masing lantai.

"Kita panggil juga teman dari eksekutif, dari Perdagkum, juga teman paguyuban," terang dia.

Selanjutnya hasil dari paripurna tersebut sampai ke tim kecil, hingga didiskusikan dengan bupati dan wakil bupati serta dinas perdagangan.

"Ya ini ada sidak kedua. Dari sidak kedua ini semakin mengerucut, semakin ketemu permasalahan di lapangan, salah satunya terkait dengan zonasi pedagang," papar dia.

Baca Juga: Jembatan Merah Putih Presisi di Ponorogo Permudah Akses Warga dan Anak Sekolah

Hasil kedua yaitu untuk memancing masyarakat desa masuk ke Pasar Legi. Dan akan ada parkir kecil di depan.

"Lapak yang kosong kami minta dinas perdagkum untuk menyurati pemiliknya agar segera menempati. Ketika tidak segera ditempati, kita akan melayangkan surat kedua ketiga dan ketika tidak ada tindaklanjutnya, maka akan kita kenakan sanksi terkait kepemilikan lapak," papar Ribut.

Sementara Bupati Sugiri mengaku bahwa masih banyak kios yang belum buka. Menurutnya, bila semua kios di Pasar Legi sudah buka, berarti aktivitas jual beli bakal ramai.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Cek Harga Sembako di Pasar Legi Ponorogo Pasca Lebaran

"Maka kami menekankan kepada Perdagkum untuk segera disurati yang sudah punya lapak untuk segera ditempati. Kalau tiga kali belum ditempati untuk segera dialihkan. Ini penting untuk membuat Pasar Legi kembali ramai," bebernya.

Begitu pula dengan penegakan zonasi. Kata Bupati Sugiri, bila zonasi tidak ditegakkan, maka akan menimbulkan kebingungan.

"Ketiga, banyak pedagang yang membuat lapak sendiri-sendiri, sehingga yang lain, misalnya ini bukan untuk lapak, sehingga modelnya seperti pameran. Jadinya kumuh dan tidak baik. Kita akan tertibkan. Tugas kami juga bagaimana membuat pasar ini kembali ramai dengan berbagai event," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.