Selasa, 28 Jul 2026 20:13 WIB

Ibu di Sidoarjo Minta Keadilan Bagi Putrinya yang Diduga Dianiaya Ayah

Ilustrasi kekerasan/ jatimnow.com
Ilustrasi kekerasan/ jatimnow.com

Sidoarjo - Ibu kandung korban dan juga pemilik akun Nxxxxxx Pxxxx yang memposting keluhan atas kasus penganiayaan yang diderita anaknya adalah warga Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo.

Ibu itu bernama Alinda Widayani Eka Febyasmawati.

Baca Juga: 600 Siswa SDIT El Haq Ikuti Microplastic Journey, Perkuat Sekolah Bebas Plastik

Ia mengatakan, kejadian itu berawal waktu dirinya dan putrinya itu menemui mantan suaminya untuk memberitahu jika anak pertamanya akan dikhitan.

"Kami sudah cerai, waktu itu kebetulan mau ada hajat. Namanya anak ingin bertemu dengan ayahnya untuk mengingatkan kalau kakaknya mau dikhitan. Sampai di rumah ayahnya, anak saya yang kecil DR dimarahi dan dijewer karena mempertanyakan hal yang tidak pantas katanya," kata Alinda kepada jatimnow.com, Sabtu (23/10/2021).

Baca juga: Viral Postingan Ibu Minta Keadilan untuk Putrinya Disebut di Sidoarjo

Ia menambahkan, setelah dijewer putrinya yang masih berusia 9 tahun itu diberi uang saku oleh ibunya mantan suami atau nenek korban.

"Tiba-tiba ayahnya marah dan membenturkan kepala anak saya ke lemari hingga anak saya mengalami gegar otak ringan dan trauma yang membekas sampai sekarang," terang Alinda.

Jalur hukum ditempuh oleh Alinda setelah peristiwa kekerasan menimpa putrinya. Setelah 6 bulan melapor, terduga pelaku masih bebas. Dirinya menunggu kabar baik jika mantan suaminya itu ditangkap dan diadili.

Baca Juga: Indah Kurnia Ajak Warga Sidoarjo Dukung Pembangunan Berwawasan Lingkungan

"Sudah saya laporkan sejak enam bulan lalu. Baik saya, dan mantan suami sudah diperiksa sebanyak tiga kali. Namun sampai saat ini mantan suami masih berkeliaran seperti tidak terjadi apa-apa," ungkapnya heran.

Perempuan 34 tahun ini menjelaskan, selama penyidikan dirinya kooperatif dan telah menjalani sesuai aturan hukum.

"Apa salah saya meminta keadilan atas apa yang dilakukan mantan suami saya kepada anak saya. Toh sudah divisum dan kronologi sudah jelas. Kenapa tidak ada tindakan sampai saat ini. Sakit hati saya harus melihat anak saya trauma selama ini," jelasnya.

Kasatreskrim Polresta Sidoarjo, AKP Oscar Stefanus Setja menjelaskan, akan meninjau dan menindak lanjuti kasus tersebut.

Baca Juga: Dorong Efisiensi Industri, Kawan Lama Solution Expo 2026 Hadir di Surabaya

"Akan ditinjau dan kita tindak lanjuti," kata AKP Oscar.

Sementara itu, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro menjelaskan pihaknya akan mengecek laporan kasus penganiayaan yang dilakukan ayah terhadap putri kandungnya.

"Kejadian kapan? Kita cek dulu ya," katanya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.