Rabu, 22 Jul 2026 09:57 WIB

Jeruk Purut asal Kota Batu Tembus Pasar Eropa

Saat CEO PT Nusantara Segar Global, Margareta Astaman bersama Menteri Pertanian Sahrul Yasim Limpo beberapa waktu lalu. (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)
Saat CEO PT Nusantara Segar Global, Margareta Astaman bersama Menteri Pertanian Sahrul Yasim Limpo beberapa waktu lalu. (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)

Kota Batu - Siapa sangka komoditas hortikultura asal Kota Batu bisa tembus hingga pasaran Eropa. Komoditas pertanian yang sudah punya pamor itu adalah jeruk purut atau kaffir lime yang sudah melanglang buana sejak 2015 silam.

CEO PT Nusantara Segar Global Margareta Astaman mengungkapkan, dalam satu bulan ekspor jeruk purut bisa sampai 3-4 kali sebulan. Dengan tiap pengiriman bisa sampai 1-2 ton sekali kirim.

Baca Juga: Liburan ke Jatim Park 1, Coba 3 Hotel Unik di Kota Batu Ini

"Baru-baru ini kami kirim 1 ton ke Prancis sama Belanda. Bahkan pengiriman 1 ton jeruk purut itu sempat dilepas secara simbolis oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo pada Selasa (19/10/2021) kemarin. Pak Menteri juga berjanji akan membantu meningkatkan volume ekspornya hingga 3 kali lipat," jelas Margareta, Jumat (22/10/2021).

Dirinya menceritakan awal mula jeruk purut ini bisa merambah Eropa, berkat seorang chef yang mengenalkan jeruk purut di acara Master Chef pada 2015 silam. Saat itu, chef itu menggunakan jenis jeruk ini untuk olahan masakannya.

Baca Juga: Puluhan Musisi Ramaikan Semarak Festival Musik Partilibur Caravan di Kota Batu

"Akhirnya sejak itu mulai banyak restoran dan hotel yang menggunakan jeruk purut jenis ini. Dibuat untuk pelengkap masakan, minuman hingga kue," kisahnya.

Seiring dengan itu, permintaan dari luar negeri seperti Prancis dan Belanda mulai berdatangan. Produk ini kata dia semakin dipercaya karena dikenal sebagai produk alami dengan penggunaan pestisida yang minim, di bawah standar maksimum residu.

Baca Juga: Tertinggi Sepanjang Sejarah, Stok Beras Nasional Capai 5,3 Juta Ton

"Dari faktor itulah jeruk purut ini begitu digemari di mancanegara. Bahkan bisa bersaing dengan produk jeruk purut dari Vietnam, Thailand dan Maroko. Nanti Kota Batu akan didorong jadi pusatnya pembenihan, jadi tempatnya benih. Faktor alam Kota Batu sangat bagus untuk tumbuh kembang varietas ini," harapnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.