Minggu, 07 Jun 2026 00:26 WIB

Jeruk Purut asal Kota Batu Tembus Pasar Eropa

Saat CEO PT Nusantara Segar Global, Margareta Astaman bersama Menteri Pertanian Sahrul Yasim Limpo beberapa waktu lalu. (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)
Saat CEO PT Nusantara Segar Global, Margareta Astaman bersama Menteri Pertanian Sahrul Yasim Limpo beberapa waktu lalu. (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)

Kota Batu - Siapa sangka komoditas hortikultura asal Kota Batu bisa tembus hingga pasaran Eropa. Komoditas pertanian yang sudah punya pamor itu adalah jeruk purut atau kaffir lime yang sudah melanglang buana sejak 2015 silam.

CEO PT Nusantara Segar Global Margareta Astaman mengungkapkan, dalam satu bulan ekspor jeruk purut bisa sampai 3-4 kali sebulan. Dengan tiap pengiriman bisa sampai 1-2 ton sekali kirim.

Baca Juga: Tertinggi Sepanjang Sejarah, Stok Beras Nasional Capai 5,3 Juta Ton

"Baru-baru ini kami kirim 1 ton ke Prancis sama Belanda. Bahkan pengiriman 1 ton jeruk purut itu sempat dilepas secara simbolis oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo pada Selasa (19/10/2021) kemarin. Pak Menteri juga berjanji akan membantu meningkatkan volume ekspornya hingga 3 kali lipat," jelas Margareta, Jumat (22/10/2021).

Dirinya menceritakan awal mula jeruk purut ini bisa merambah Eropa, berkat seorang chef yang mengenalkan jeruk purut di acara Master Chef pada 2015 silam. Saat itu, chef itu menggunakan jenis jeruk ini untuk olahan masakannya.

Baca Juga: Audit Sampah Ungkap Sachet Kuasai Limbah Rumah Tangga Batu

"Akhirnya sejak itu mulai banyak restoran dan hotel yang menggunakan jeruk purut jenis ini. Dibuat untuk pelengkap masakan, minuman hingga kue," kisahnya.

Seiring dengan itu, permintaan dari luar negeri seperti Prancis dan Belanda mulai berdatangan. Produk ini kata dia semakin dipercaya karena dikenal sebagai produk alami dengan penggunaan pestisida yang minim, di bawah standar maksimum residu.

Baca Juga: Pemuda Mojokerto Lompat dari Jembatan Cangar Batu, Ini Dugaan Motifnya

"Dari faktor itulah jeruk purut ini begitu digemari di mancanegara. Bahkan bisa bersaing dengan produk jeruk purut dari Vietnam, Thailand dan Maroko. Nanti Kota Batu akan didorong jadi pusatnya pembenihan, jadi tempatnya benih. Faktor alam Kota Batu sangat bagus untuk tumbuh kembang varietas ini," harapnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.