Jumat, 12 Jun 2026 12:59 WIB

Saat Ketua Gerindra Jatim Bertausiah dalam Peringatan Maulid Nabi

Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Timur Anwar Sadad saat memberikan tausiah dalam peringatan Maulid Nabi
Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Timur Anwar Sadad saat memberikan tausiah dalam peringatan Maulid Nabi

jatimnow.com - Background pesantren masih tetap melekat pada sosok Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Timur Anwar Sadad. Dia memang seorang politisi yang lahir dan tumbuh di lingkungan pesantren.

Keluarga dari Ponpes Sidogiri itu tampaknya tak ingin puas jika hanya berdebat di ruang Parlemen Jawa Timur. Kali ini Sadad memberi tausiah ala Kiai Pesantren dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW setelah tak menjalaninya hampir 5 tahun.

Baca Juga: Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

"Pagi ini saya merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW bersama guru, murid dan orangtua murid Yayasan Aziziyah Pandaan Kabupaten Pasuruan. Saya sudah lama tidak hadir di tempat, lebih dari 5 tahun. Terakhir hadir Tahun 2015," ujar Sadad dikutip dari akun twitternya @ansadad, Rabu (20/10/2021).

Yayasan yang dibina Ach. Fuad Junaidy itu mengelola lembaga pendidikan, di antaranya taman pendidikan Al-Quran. Di hadapan jamaah, Wakil Ketua DPRD Jatim itu berpesan tentang pentingnya pendidikan terhadap anak.

"Nabi Muhammad SAW tidak pernah menganggap enteng pendidikan anak. Hal itu dibuktikan dengan perlakuannya kepada para sahabat yang tergolong masih belia ketika itu. Di pundak mereka masa depan perjuangan agama di masa depan," tulisanya.

Sadad mencontohkan, pada zaman Nabi Muhammad SAW, salah satu sahabat yang mendapat perlakuan khusus adalah Abdullah bin Abbas, sepupu Nabi Muhammad SAW.

Baca Juga: PAN Jatim Mulai Panaskan Mesin Politik Tatap Pemilu 2029

Ibnu Abbas tergolong Sahabat Nabi, dengan usia tidak jauh beda dengan Hasan dan Husain. Saat Hijrah ke Madinah, sepupu Nabi tersebut baru berumur tiga tahun.

Bahkan dalam banyak kitab sejarah juga diriwayatkan bahwa Abdullah bin Abbas mendapatkan nasihat-nasihat dan pelajaran penting dari Nabi Muhamamd SAW secara langsung.

"Bahkan Nabi Muhammad SAW pernah mendoakan khusus: Ya Allah, fahamkanlah dengan mendalam dia dalam agama dan ajarilah dia dalam tafsir (al-Qur'an). Doa tersebut dikabulkan oleh Allah SWT," jelas dia.

Baca Juga: Pemberangkatan Haji Embarkasi Surabaya Capai 36 Kloter, Ada 23 Kursi Kosong

Untuk itu, di masa-masa selanjutnya Abdullah bin Abbas selalu menjadi rujukan penting dalam menengahi kemusykilan penafsiran Al-Quran dan masalah agama. Buah dari perhatian Nabi Muhammad SAW pada anak-anak.

"Karena saya selalu takjub pada orang-orang yang dengan tekun mendidik anak-anak, di taman pendidikan Al-Qur'an, di madrasah diniyah, di pondok pesantren. Mereka meniru jejak Rasul SAW. Mereka pejuang Islam sejati," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.