Minggu, 07 Jun 2026 11:21 WIB

Dicalonkan Jadi Ketum PBNU, Ini Langkah Gus Yahya

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Sabtu, 16 Okt 2021 20:01 WIB
KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya
KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya

jatimnow.com - DPW NU dan PCNU se-Jatim secara resmi menginginkan dan mengusulkan atau mencalonkan KH Bustanul Akhyar sebagai calon Rois Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya sebagai calon ketua umum (ketum) PBNU.

Pernyataan ini resmi diumumkan setelah beberapa kali digelar pertemuan, termasuk hari ini di Gedung PWNU Jatim Jalan Masjid Al Akbar Timur, Surabaya, Sabtu (16/10/2021).

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

Selepas acara, Gus Yahya menyampaikan jika dia sebagai yang direkomendasikan menjadi formasi yang diterima seluruh pihak termasuk pengurus wilayah dan cabang se-Indonesia.

"Saya kira selanjutnya tinggal bagaimana saya memperjelas tawaran yang saya ajukan kepada para pengurus cabang dan pengurus wilayah karena ini bukan cuma soal berhasil mendapatkan jabatan sebagai ketua umum PBNU saja. Tapi juga soal bagaimana mengkonsultasikan jaringan kepengurusan. PBNU, PWNU, PCNU. Kita juga safari dan kunjungan. Itu sudah biasa kita lakukan," ungkapnya kepada wartawan.

Baca Juga: Katib Syuriyah PBNU Kecam Penyergapan Relawan Indonesia oleh IOF

"Biasanya kalau ini aktif, saya tinggal melanjutkan dan memperjelas usaha cabang itu apabila memang pekerjaan sebagai ketua umum ini memang diberikan pelaksanaannya dan saya diterima sebagai ketua umum. Kita punya 521 cabang di seluruh Indonesia, ditambah dengan 35 pengurus istimewa di luar negeri, 34 pengurus wilayah," tambah Gus Yahya.

Menurutnya, cabang-cabang ini di seluruh Indonesia tersebar di semua kabupaten dan kota ini adalah outlet yang menyebar ke seantero Indonesia dan bisa menjadi pusat pencapaian agenda nasional terhadap masyarakat sampai akar rumput.

Baca Juga: Muktamar NU, Menjaga Sang Pendiri NKRI dari Intervensi

Itu berupa agenda keagamaan atau agenda ekonomi sosial budaya dan lain sebagainya. Juga 521 itu jadi pusat pelayanan bagi NU untuk menyediakan pelayanan berbagai kebutuhan yang nyata dari masyarakat di lingkungan atau di daerah masing-masing tanpa pandang bulu.

"Ini pelayanan masyarakat dan melayani rakyat serta semuanya secara inklusif, karena kita semua menginginkan rakyat melalui NU. Ini nantinya diperjelas dan Insya Allah jadi bagian juga dari rancangan program yang dibagi dalam muktamar," jelasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.