Kamis, 23 Jul 2026 04:18 WIB

Dosen Unair Sebut Minum Kolagen Jangka Panjang Bisa Sebabkan Batu Ginjal

Dosen Kesehatan Kulit dan Kelamin Fakultas Kedokteran Unair, dr. Medhi Denisa Alinda, Sp.KK.
Dosen Kesehatan Kulit dan Kelamin Fakultas Kedokteran Unair, dr. Medhi Denisa Alinda, Sp.KK.

jatimnow.com - Mempunyai kulit yang sehat dan tetap kencang merupakan impian semua orang. Untuk mendapatkan kulit yang sehat, berbagai cara dilakukan baik itu melakukan, perlindungan dari luar dan dalam.

Termasuk berbagai macam skincare dijual di pasaran dengan kandungan yang berbeda untuk menjaga kulit dari luar.

Baca Juga: Atasi Bau Badan, Mahasiswa Unair Ciptakan Deodoran Tawas Beraroma Kekinian

Disamping itu penggunaan minuman berkolagen yang konon katanya dapat menjaga kulit dari dalam juga mudah ditemukan di pasaran.

Bahkan banyak influencer mempromosikan berbagai merek minuman berkolagen dengan mengklaim bahwa produk tersebut terbukti ampuh menjaga kulit dari dalam.

Dosen Kesehatan Kulit dan Kelamin Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (Unair), dr. Medhi Denisa Alinda, Sp.KK mengatakan bahwa dalam minuman berkolagen tidak hanya terkandung kandungan kolagen saja namun terdapat berbagai zat lain.

"Benar minuman berkolagen bisa menjaga kulit dari dalam tapi tergantung dengan berapa dosis kolagen dalam minuman tersebut," kata Medhi Denisa, Sabtu (9/10/2021)

"Biasanya dalam minuman kolagen mengandung kombinasi zat seperti gluthation, vitamin A, dan vitamin C yang bisa membantu untuk mencerahkan kulit," imbuhnya.

Meski memiliki kandungan yang baik terhadap kulit, minuman berkolagen juga memiliki efek jangka panjang terhadap tubuh.

Baca Juga: Kombes Ganis Raih Doktor Unair, Angkat Peran Strategis Polwan

"Konsumsi jangka panjang bisa menyebabkan batu ginjal. Sebaiknya diimbangi dengan minum air putih yang banyak," terangnya.

Sementara itu asupan kolagen juga bisa diperoleh dari berbagai bahan alami yang ada di sekitar masyarakat.

"Yang memiliki kolagen tinggi itu ayam, ikan, putih telur, buah-buahan seperti jeruk dan beri, sayur-sayuran, dan tomat," paparnya.

Medhi menjelaskan bahwa dibanding mengkonsumsi minuman berkolagen, penggunaan bahan-bahan alami lebih disarankan.

Baca Juga: HCML dan PMI Gelar Donor Darah, 71 Kantong Darah Terkumpul

"Lebih baik konsumsi bahan alami karena tidak terdapat bahan pengawet. Sedangkan minuman berkolagen biasanya ditambah pengawet," jelasnya. Dosis aman dan efektif dari kandungan collagen adalah tidak lebih dari 2,5 - 15 gram/hari. "Sebaiknya tidak lebih dari 2,5 - 15 gram/hari agar peptida kolagen bisa terhidrolisis aman dan efektif," terang dia.

Medhi berpesan kepada masyarakat jika ingin memiliki kulit yang sehat dan kencang adalah dengan cara hidup sehat.

"Tidur yang cukup, makan yang banyak mengandung sayur dan buah, menggunakan krim perawatan kulit sesuai anjuran dokter seperti sunblock, selalu menggunakan pelembab, dan mencuci wajah setiap hari," tutupnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.