Sabtu, 06 Jun 2026 14:00 WIB

Dosen Unair Sebut Minum Kolagen Jangka Panjang Bisa Sebabkan Batu Ginjal

Dosen Kesehatan Kulit dan Kelamin Fakultas Kedokteran Unair, dr. Medhi Denisa Alinda, Sp.KK.
Dosen Kesehatan Kulit dan Kelamin Fakultas Kedokteran Unair, dr. Medhi Denisa Alinda, Sp.KK.

jatimnow.com - Mempunyai kulit yang sehat dan tetap kencang merupakan impian semua orang. Untuk mendapatkan kulit yang sehat, berbagai cara dilakukan baik itu melakukan, perlindungan dari luar dan dalam.

Termasuk berbagai macam skincare dijual di pasaran dengan kandungan yang berbeda untuk menjaga kulit dari luar.

Baca Juga: Yayasan Amway Peduli dan UC Surabaya Gelar Edukasi Kesehatan Anak Muda

Disamping itu penggunaan minuman berkolagen yang konon katanya dapat menjaga kulit dari dalam juga mudah ditemukan di pasaran.

Bahkan banyak influencer mempromosikan berbagai merek minuman berkolagen dengan mengklaim bahwa produk tersebut terbukti ampuh menjaga kulit dari dalam.

Dosen Kesehatan Kulit dan Kelamin Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (Unair), dr. Medhi Denisa Alinda, Sp.KK mengatakan bahwa dalam minuman berkolagen tidak hanya terkandung kandungan kolagen saja namun terdapat berbagai zat lain.

"Benar minuman berkolagen bisa menjaga kulit dari dalam tapi tergantung dengan berapa dosis kolagen dalam minuman tersebut," kata Medhi Denisa, Sabtu (9/10/2021)

"Biasanya dalam minuman kolagen mengandung kombinasi zat seperti gluthation, vitamin A, dan vitamin C yang bisa membantu untuk mencerahkan kulit," imbuhnya.

Meski memiliki kandungan yang baik terhadap kulit, minuman berkolagen juga memiliki efek jangka panjang terhadap tubuh.

Baca Juga: Kekerasan di Daycare, Psikolog Ingatkan Bahaya Trauma Anak dan Mom-Shaming

"Konsumsi jangka panjang bisa menyebabkan batu ginjal. Sebaiknya diimbangi dengan minum air putih yang banyak," terangnya.

Sementara itu asupan kolagen juga bisa diperoleh dari berbagai bahan alami yang ada di sekitar masyarakat.

"Yang memiliki kolagen tinggi itu ayam, ikan, putih telur, buah-buahan seperti jeruk dan beri, sayur-sayuran, dan tomat," paparnya.

Medhi menjelaskan bahwa dibanding mengkonsumsi minuman berkolagen, penggunaan bahan-bahan alami lebih disarankan.

Baca Juga: Siswa SMAK Penabur Raih Golden Ticket FK UNAIR 2026, Bukti Konsistensi dan Kerja Keras

"Lebih baik konsumsi bahan alami karena tidak terdapat bahan pengawet. Sedangkan minuman berkolagen biasanya ditambah pengawet," jelasnya. Dosis aman dan efektif dari kandungan collagen adalah tidak lebih dari 2,5 - 15 gram/hari. "Sebaiknya tidak lebih dari 2,5 - 15 gram/hari agar peptida kolagen bisa terhidrolisis aman dan efektif," terang dia.

Medhi berpesan kepada masyarakat jika ingin memiliki kulit yang sehat dan kencang adalah dengan cara hidup sehat.

"Tidur yang cukup, makan yang banyak mengandung sayur dan buah, menggunakan krim perawatan kulit sesuai anjuran dokter seperti sunblock, selalu menggunakan pelembab, dan mencuci wajah setiap hari," tutupnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.