Sabtu, 13 Jun 2026 03:48 WIB

Ponpes NU Sepakat Dukung PTM Terbatas dengan Prokes Ketat

Logo Nahdlatul Ulama (Foto: Istimewa)
Logo Nahdlatul Ulama (Foto: Istimewa)

jatimnow.com - Pesantren yang bernaung pada Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mendukung proses pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas. Pesantren siap menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat untuk mendukung metode belajar itu.

Dukungan disampaikan Ketua Rabithah Ma'ahid Islamiyah (RMI) Nahdlatul Ulama KH. Abdul Ghaffar Rozin dan Sekretaris Jenderal LPI Ma'arif NU Harianto Oghie. RMI NU beranggotakan hampir 24.000 persantren, sementara LPI Ma'arif menaungi hampir 22.000 sekolah.

Baca Juga: Gus Salam Sowan ke Kiai Imjaz Jelang Muktamar NU ke-35

Gus Rozin dan Harianto mengungkapkan, dukungan itu dalam istighosah dan doa bersama, yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kemendikbudristek, KPCPEN, PB IDI dan PBNU.

Gus Rozin menyebut, RMI bersama seluruh elemen NU terus berusaha menerapkan protokol kesehatan untuk mendukung pembelajaran tatap muka secara terbatas di lingkungan pesantren. RMI NU tidak ingin pesantren menjadi pusat penyebaran baru Covid-19.

Dia juga menyebut bahwa selama ratusan tahun, pesantren memiliki tradisi menggelar pendidikan secara tatap muka dan berkelompok.

"Hampir seluruh kegiatan santri sejak bangun tidur dilakukan secara berkelompok," tambah Gus Rozin seperti diterima jatimnow.com, Jumat (1/10/2021).

Pandemi membuat hampir 24.000 pesantren yang dinaungi RMI NU mengubah tradisi berabad-abad itu. Sebagian santri terpaksa diliburkan sehingga proses pendidikan tidak berjalan baik.

Sebab proses pendidikan di pesantren, terutama soal akhlak dan budi pekerti, dilakukan lewat pembiasaan sehari-hari di lingkungan pesantren.

Pendidikan akhlak dan budi pekerti memerlukan proses pembelajaran tatap muka agar optimal. Proses belajar dengan interaksi langsung guru dan murid juga akan lebih meningkatkan pemahaman murid.

Kepatuhan pada protokol kesehatan juga diterapkan di hampir 22.000 lembaga pendidikan Ma'arif, jaringan sekolah yang berafiliasi dengan NU.

Baca Juga: Muktamar NU, Menjaga Sang Pendiri NKRI dari Intervensi

"Mencegah kemudaratan diutamakan daripada mengambil manfaat," sambung Sekretaris Jenderal (Sekjen) LPI Ma'arif NU Harianto Oghie.

Menurutnya, penerapan protokol kesehatan di pesantren memang punya peluang dan tantangan.

"Pesantren lingkungan terbatas. Jadi perlu membatasi interaksi dengan orang di luar dan di dalam pondok," jelas Guru Besar Fakultas Kedokteran UI, Prof. Dr. dr. Soedjatmiko.

Dia mengingatkan, Covid-19 hanya butuh 10 detik untuk masuk ke saluran pernafasan lalu berkembang biak dan menginfeksi organ tubuh lebih luas. Infeksi bisa terjadi kala orang berkumpul dan tidak memakai masker dengan benar.

Sementara Direktur Sekolah Dasar Dirjen PAUD Kemendikbudristek, Dr. Sri Wahyuningsih mengatakan, pembelajaran tatap muka secara terbatas sudah diizinkan secara selektif.

Baca Juga: Menghitung Arah Muktamar NU: Siapa Berpeluang Menang?

"Hanya di zona hijau boleh tatap muka secara terbatas," ujarnya.

Dia menambahkan, sudah ada sejumlah panduan pelaksanaan pembelajaran tatap muka secara terbatas. Salah satunya adalah sekolah bisa memakai dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk membeli peralatan yang dibutuhkan dalam penerapan protokol kesehatan.

Orangtua juga berhak memilih metode pembelajaran bagi anaknya, apakah tetap metode jarak jauh (PJJ) atau tatap muka (PTM). Hal yang harus diingat, keamanan proses pembelajaran tatap muka adalah tanggungjawab semua pihak. Orangtua juga berperan dalam proses itu.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.