Minggu, 14 Jun 2026 06:26 WIB

Wisudawan Terbaik Untag

Keren! Mahasiswa ini Ciptakan Alat Hidupkan dan Matikan Listrik dari Jarak Jauh

  • Penulis : Advertorial
  • | Selasa, 21 Sep 2021 19:45 WIB
Mahasiswa program studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik Untag Surabaya, Trio Bekti Imansah
Mahasiswa program studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik Untag Surabaya, Trio Bekti Imansah

jatimnow.com - Mahasiswa program studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya, Trio Bekti Imansah berhasil mengimplementasikan Teknologi Internet of Things (IoT) untuk memonitoring beban penggunaan daya listrik dan pengendalian perangkat elektronik.

Uniknya, sistem yang dikembangkan calon wisudawan Untag Surabaya periode Semester Genap 2020/2021 ini, bisa menghidupkan dan mematikan aliran listrik di sebuah perangkat elektronik yang tak terpakai dari jarak jauh hanya melalui smartphone.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Sistem yang berhasil dikembangkannya tersebut diaplikasikan untuk memantau pemakaian daya listrik di sebuah perusahaan. Hasilnya bisa mengurangi beban biaya pembayaran dalam penggunaan listrik diperusahaan tersebut.

"Kadang sebuah perusahaan kurang memonitoring listrik, tidak tahu perangkat mana yang menghabiskan banyak daya, tiba-tiba tagihan pembayaran membengkak," ujar Trio, Selasa (20/9/2021).

Trio mencontohkan, ketika karyawan perusahaan lupa mematikan perangkat elektronik seperti komputer maupun AC, menjadi salah satu alasan besarnya penggunaan daya listrik. Melalui sistem ini, Trio memudahkan pengguna untuk mengetahui hal tersebut.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Dengan adanya sistem ini, kita jadi tahu. Ada notifikasi yang akan dikirim melalui aplikasi media sosial kalau ada perangkat yang menyala," jelasnya.

Sistem yang dibuat Trio juga berfungsi sebagai pengendali jarak jauh yang setiap saat bisa dipantau. Dicontohkannya, sepulang dari kantor, tapi saat itu lupa mematikan printer, maka cukup membuka sistem tersebut di web config di smartphonenya.

"Kalau ada perangkat yang masih menyala, bisa dikendalikan langsung melalui sistem ini. Pengaplikasiannya cukup menggunakan web confi di smartphone yang terhubung internet gitu saja," beber dia.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Ditambahkan Trio, sistem yang ia buat hanya membutuhkan internet sebagai konektivitas dengan aplikasi Node-RED dan aplikasi berjalan di web browser, sehingga dapat diakses dari jarak jauh dan dari mana saja.

"Agar tidak menambah beban memori handphone saat menginstal aplikasi, untuk saat ini sistem saya masih menggunakan web config. Intinya jika pakai handphone android dan cukup ada signal kita bisa mengakses sistemnya," tandasnya. (ADV)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Imigrasi Surabaya Sebar 400 Akun APOA untuk Awasi Orang Asing

Imigrasi Surabaya memperkuat pengawasan orang asing melalui APOA dengan 400 akun aktif dan melibatkan hotel, kampus, hingga perusahaan.