Rabu, 22 Jul 2026 12:38 WIB

PT AMA Donasikan 1001 Botol Pro EM1 untuk Penanganan Covid-19 di Surabaya

Direktur PT AMA, Ge Recta Geson (kanan) menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Asisten Perekonomian dan Pembangunan Surabaya M Ikhsan
Direktur PT AMA, Ge Recta Geson (kanan) menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Asisten Perekonomian dan Pembangunan Surabaya M Ikhsan

jatimnow.com - PT Agro Mitra Alimentari (PT AMA) mendonasikan 1001 botol suplemen kesehatan probiotik PRO EM-1 melalui Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

Bantuan itu secara simbolis diserahkan Direktur PT AMA, Ge Recta Geson kepada Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Surabaya, M Ikhsan di Balai Kota Surabaya, Rabu (8/9/2021).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

"Alhamdulillah kita kembali dapat bantuan dari masyarakat, hari ini dari beberapa perusahaan yang memberikan bantuan yakni minuman herbal serta probiotik," kata Ikhsan melalui siaran pers yang diterima redaksi, Kamis (9/9/2021).

Mantan Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya mengungkapkan, selama ini probiotik memang digunakan pemkot untuk membantu penyembuhan pasien Covid-19. Oleh sebab itu, pihaknya bersyukur bantuan berupa probiotik kembali didonasikan oleh salah satu stakeholder melalui Surabaya Peduli.

"Probiotik kita pakai untuk membantu penyembuhan pasien Covid-19. Tadi juga bantuan berupa minuman herbal segala macam," ujarnya.

Ikhsan memastikan bahwa bantuan suplemen PRO-EM1 ini akan digunakan untuk membantu penyembuhan pasien Covid-19. Baik yang sedang menjalani perawatan di rumah sehat, Hotel Asrama Haji (HAH) maupun rumah sakit.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

"Selama ini baik pasien di HAH, puskesmas atau rumah sehat, selain vitamin itu juga kita beri produk-produk untuk yang kesehatan itu termasuk yang seperti probiotik ini," tambah Ikhsan.

Sementara Direktur PT AMA, Ge Recta Geson menyampaikan, pihaknya mendonasikan 1001 botol Pro-Em1 dengan ukuran 473 mililiter. Bantuan probiotik senilai total Rp 350 juta tersebut, ditujukan untuk membantu penyembuhan pasien Covid-19 di Surabaya.

"Harapannya ini bisa diberikan kepada pasien Covid-19 yang menjalani isoman. Seperti dirawat di isolasi terpadu maupun yang dirawat di rumah sakit. Satu botol harga ritelnya Rp 350 ribu, kalau 1000 botol sekitar Rp 350 juta," ujar Recta.

Baca Juga: Sengketa Tata Ruang Graha Famili Surabaya, Sorotan Mengarah ke The Nook Cafe

Menurutnya, dalam penanganan pandemi, Pemkot Surabaya tidak bisa bekerja sendiri. Karenanya, dibutuhkan dukungan dari semua elemen termasuk seluruh stakeholder yang ada untuk menekan penyebaran Covid-19.

"Pemerintah tidak bisa bekerja sendirian butuh partisipasi dari masyarakat. Oleh karena itu, PT AMA tergerak untuk memberikan CSR dengan mendonasikan Pro EM-1 ini kepada Pemkot Surabaya seperti yang sudah kami lakukan juga ke Bangkalan, Kudus dan Malang," pungkasnya.

Pro EM1 yang didonasikan PT AMA melalui Pemkot SurabayaPro EM1 yang didonasikan PT AMA melalui Pemkot Surabaya

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.