Sabtu, 13 Jun 2026 12:16 WIB

200 Lapak Pedagang Ludes Terbakar di Pasar Kembang Surabaya

Pasar Kembang Surabaya, terbakar Minggu (22/8/2021) sore.
Pasar Kembang Surabaya, terbakar Minggu (22/8/2021) sore.

jatimnow.com - Sebanyak 200 lapak semi permanen ludes terbakar akibat dari peristiwa kebakaran di Pasar Kembang Surabaya. Petugas pemadam kebakaran (PMK) berhasil menaklukkan si jago merah selama hampir 1 jam.

Sebanyak 23 unit damkar dan 6 unit tangki DKRTH diterjunkan untuk pemadaman di pasar tersebut.

Baca Juga: Puskesmas Tiron Kediri Terbakar, Api Muncul dari Area Lemari Es Apotek

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Surabaya, Dedy Irianto mengatakan kebakaran tersebut menghanguskan 60 x 35 meter persegi atau total keseluruhan bangunan di lantai dua yang biasanya digunakan untuk berjualan jajanan pasar.

Baca juga: Pasar Kembang Surabaya Terbakar, Diduga Api Berasal dari Lantai Dua

"Total luas bangunan yang semi los yang berada di lantai dua terbakar kemudian imbas ke lantai satu tidak sampai 1�ri luas bangunan juga turut terbakar," ujar Dedy, Minggu (21/8/2021).

Terbakarnya pasar legendaris tersebut diduga akibat adanya konsleting listrik. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

"Dugaan sementara akibat konsleting listrik. Untuk bagian cover pasar di lantai dua adalah ruko dinyatakan aman, hanya bagian dalam lantai 2 yang terbakar," urainya.

Dari keterangan warga, lanjut Dedy, warga setempat yang kebetulan mempunyai stand di lantai 2, melihat api dari lantai dua di Pasar Kembang.

Baca Juga: Rumah di Kediri Terbakar Gegara Obat Nyamuk Saat Pemilik Pergi Mancing

"Warga yang melihat api semakin membesar dari tumpukan kayu yg berada di sisi selatan dalam pasar, pedagang dan warga yg mengetahui mencoba menyiram dengan alat seadanya namun kepulan asap semakin pekat dan api semakin membesar," jelasnya.

Sementara itu, Didin salah satu warga yang juga memiliki lapak di lantai I mengatakan, ia langsung ke lokasi saat tahu ada kebakaran. Ia mengaku sempat mendengar ledakan beberapa kali. Ketika ia datang, penjual di lantai I sudah berhamburan keluar.

"Untungnya di lantai II tidak ada aktivitas, sepi kalau sore. Tidak ada yang buka karena jual jajanan baru mulai dini hari," terangnya.

Ia menduga ledakan yang didengar keras itu dari tabung elpiji. Lantai II ini tidak hanya penjual kuliner jajanan saja, namun juga ada beberapa warung.

Baca Juga: Rumah Warga di Jember Terbakar Jelang Pesta Pernikahan

Ia juga mengaku terkejut karena asap yang keluar hitam, kemungkinan dari sisa-sisa bekas bioskop yang masih ada di sana.

"Ada tumpukan stereofoam dan sejenisnya yang tertumpuk. Kemungkinan itu yang membuat asap hitam," terangnya.

Banyak pedagang yang sempat masuk untuk menuju ke lantai II atau lantai I. Mereka panik menyelamatkan catatan penjualan.

"Itu kalau tidak diselamatkan bisa bahaya. Catatan setoran sama piutang," ujarnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.