Selasa, 28 Jul 2026 02:43 WIB

Selain PCR, Jokowi Juga Pernah Minta Harga Gula dan Daging Turun

Presiden Joko Widodo (Jokowi) - (Foto: ANTARA/Hafidz Mubarak A via Republika)
Presiden Joko Widodo (Jokowi) - (Foto: ANTARA/Hafidz Mubarak A via Republika)

jatimnow.com - Mahalnya harga tes PCR untuk pasien positif Covid-19 membuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) tergerak. Dia memerintahkan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk segera menurunkan harga tes PCR di pasaran.

Dia ingin agar tarif tes PCR berada di kisaran Rp 450 ribu hingga Rp 550 ribu. Pasalnya, belakangan ini, publik dikagetkan harga tes PCR di India Rp 97 ribu. Adapun rata-rata tes PCR di Indonesia di kisaran Rp 1 juta.

Baca Juga: Harga LPG Melon Naik, Pemkab Tulungagung Pastikan Stok Aman

"Salah satu cara untuk memperbanyak testing adalah dengan menurunkan harga tes PCR. Dan saya sudah berbicara dengan Menteri Kesehatan mengenai hal ini," jelas Jokowi dalam pernyataannya di Jakarta, Minggu (15/8/2021).

Jokowi pun mengultimatum agar hasil tes PCR dapat diketahui maksimal dalam waktu 1x24 jam.

"Kita butuh kecepatan," ucap mantan wali kota Solo tersebut.

Instruksi Jokowi untuk menurunkan harga barang, lantaran dianggap mahal bukanlah yang pertama kalinya. Dalam catatan Republika, Jokowi beberapa kali menginstruksikan jajarannnya untuk menurunkan harga barang yang dianggap terlalu mahal.

Pada 13 Mei 2021, Jokowi meminta agar harga bawang merah dan gula pasi diturunkan. Jokowi mengatakan, harga bawang merah saat ini masih jauh dari harga rata-rata nasional, yang dijual Rp 51 ribu per kilogram (kg).

"Masih jauh dari harga acuan untuk bawang merah yaitu Rp 32 ribu," kata Jokowi.

Baca Juga: Kaesang Dicurhati Warga Kota Malang: Minta Sertifikat Rumah hingga Pekerjaan

Selain itu, Jokowi menganggap, harga gula pasir saat ini masih tinggi.

"Juga gula pasir sampai saat ini seperti ini saya terus kejar, harga masih Rp 17.000-Rp 17.500 padahal HET masih harusnya di Rp 12.500," tambahnya.

Pada medio Mei 2015, Jokowi meminta agar harga daging sapi di bawah Rp 80 ribu per kg sebelum Lebaran tahun ini.

"Saya perintahkan menteri-menteri, saya tidak mau tahu, saya minta sebelum Lebaran harga daging harus di bawah Rp 80 ribu," ungkap Jokowi.

Baca Juga: Presiden Jokowi Resmikan Flyover Juanda Besok, Simak Jalur Alternatif

Jokowi mengatakan, jika di negara lain harga daging bisa di bawah Rp 80 ribu per kg maka hal itu bisa terjadi di Indonesia. Sayangnya, bertahun-tahun berlalu, harga daging sapi masih di kisaran Rp 130 ribu per kg, berdasarkan laman infopangan.jakarta.go.id.

 

Lihat Artikel Asli

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.