Selasa, 09 Jun 2026 04:39 WIB

Selain PCR, Jokowi Juga Pernah Minta Harga Gula dan Daging Turun

Presiden Joko Widodo (Jokowi) - (Foto: ANTARA/Hafidz Mubarak A via Republika)
Presiden Joko Widodo (Jokowi) - (Foto: ANTARA/Hafidz Mubarak A via Republika)

jatimnow.com - Mahalnya harga tes PCR untuk pasien positif Covid-19 membuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) tergerak. Dia memerintahkan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk segera menurunkan harga tes PCR di pasaran.

Dia ingin agar tarif tes PCR berada di kisaran Rp 450 ribu hingga Rp 550 ribu. Pasalnya, belakangan ini, publik dikagetkan harga tes PCR di India Rp 97 ribu. Adapun rata-rata tes PCR di Indonesia di kisaran Rp 1 juta.

Baca Juga: Harga LPG Melon Naik, Pemkab Tulungagung Pastikan Stok Aman

"Salah satu cara untuk memperbanyak testing adalah dengan menurunkan harga tes PCR. Dan saya sudah berbicara dengan Menteri Kesehatan mengenai hal ini," jelas Jokowi dalam pernyataannya di Jakarta, Minggu (15/8/2021).

Jokowi pun mengultimatum agar hasil tes PCR dapat diketahui maksimal dalam waktu 1x24 jam.

"Kita butuh kecepatan," ucap mantan wali kota Solo tersebut.

Instruksi Jokowi untuk menurunkan harga barang, lantaran dianggap mahal bukanlah yang pertama kalinya. Dalam catatan Republika, Jokowi beberapa kali menginstruksikan jajarannnya untuk menurunkan harga barang yang dianggap terlalu mahal.

Pada 13 Mei 2021, Jokowi meminta agar harga bawang merah dan gula pasi diturunkan. Jokowi mengatakan, harga bawang merah saat ini masih jauh dari harga rata-rata nasional, yang dijual Rp 51 ribu per kilogram (kg).

"Masih jauh dari harga acuan untuk bawang merah yaitu Rp 32 ribu," kata Jokowi.

Baca Juga: Kaesang Dicurhati Warga Kota Malang: Minta Sertifikat Rumah hingga Pekerjaan

Selain itu, Jokowi menganggap, harga gula pasir saat ini masih tinggi.

"Juga gula pasir sampai saat ini seperti ini saya terus kejar, harga masih Rp 17.000-Rp 17.500 padahal HET masih harusnya di Rp 12.500," tambahnya.

Pada medio Mei 2015, Jokowi meminta agar harga daging sapi di bawah Rp 80 ribu per kg sebelum Lebaran tahun ini.

"Saya perintahkan menteri-menteri, saya tidak mau tahu, saya minta sebelum Lebaran harga daging harus di bawah Rp 80 ribu," ungkap Jokowi.

Baca Juga: Presiden Jokowi Resmikan Flyover Juanda Besok, Simak Jalur Alternatif

Jokowi mengatakan, jika di negara lain harga daging bisa di bawah Rp 80 ribu per kg maka hal itu bisa terjadi di Indonesia. Sayangnya, bertahun-tahun berlalu, harga daging sapi masih di kisaran Rp 130 ribu per kg, berdasarkan laman infopangan.jakarta.go.id.

 

Lihat Artikel Asli

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.