Kamis, 11 Jun 2026 10:48 WIB

Leluhur Desa Aliyan Rasuki Warga, Minta Tradisi Segera Dilakukan

Kades Anton Sujarwo (memakai topi) di hadapan dua warga yang kerasukan roh leluhur.
Kades Anton Sujarwo (memakai topi) di hadapan dua warga yang kerasukan roh leluhur.

jatimnow.com - Warga Desa Aliyan Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, kerasukan roh leluhur mereka. Penyebabnya lantaran tidak dilaksanakannya tradisi adat di desa setempat.

Setiap Bulan Suro atau Muharram, masyarakat Desa Aliyan memang memiliki tradisi Keboan. Upacara adat itu bentuk rasa syukur para petani dan juga bersih desa.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Roh merasuki warga saat berkunjung ke kediaman Kepala Desa Aliyan, Anton Sujarwo. Warga yang kesurupan meminta agar adat Tradisi Keboan tetap diselenggarakan.

“Saiki wayahe selametan nang Mbah Buyut, tak enteni kok gak ono. Ayo Pak Lurah dilaksanakno, gak usah rame rame, sederhana ae. Ayo ben wong-wong seng teko gak rame. Ayo pak lurah saksenono (Sekarang waktunya selamatan ke nenek moyang, ditunggu tapi tidak ada. Ayo Pak Lurah dilaksanakan, tidak perlu rame-rame, sederhana saja. Biar orang-orang tidak datang beramai-ramai),” ujar warga yang kerasukan.

“Ayo! Desone pak lurah, rakyat pak lurah ben aman pak, ben selamet kabeh (Ayo desanya Pak Lurah, rakyat Pak Lurah agar aman dan selamat semua),” lanjut pria yang mengenakan atribut Keboan.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Menurut Anton Sujarwo, kesurupan roh leluhur sudah sering terjadi menjelang Bulan Suro. Pria yang kesurupan rupanya keturunan Buyut Wongso Kenongo. Tokoh sekaligus leluhur Desa Aliyan di zaman dahulu kala.

Menanggapi kejadian itu, Anton melakukan koordinasi dengan tokoh masyarakat setempat. Mengingat saat ini Banyuwangi masih dalam pelaksanaan PPKM Darurat.

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

“Kami masih koordinasi, mengingat hal ini sudah menjadi tradisi warga Desa Aliyan sendiri,” tegasnya.

Tradisi Keboan sendiri dipercaya sebagai ritual tolak bala mengusir wabah pagebluk dan terhindar dari marabahaya negatif.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.