Minggu, 26 Jul 2026 16:17 WIB

Leluhur Desa Aliyan Rasuki Warga, Minta Tradisi Segera Dilakukan

Kades Anton Sujarwo (memakai topi) di hadapan dua warga yang kerasukan roh leluhur.
Kades Anton Sujarwo (memakai topi) di hadapan dua warga yang kerasukan roh leluhur.

jatimnow.com - Warga Desa Aliyan Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, kerasukan roh leluhur mereka. Penyebabnya lantaran tidak dilaksanakannya tradisi adat di desa setempat.

Setiap Bulan Suro atau Muharram, masyarakat Desa Aliyan memang memiliki tradisi Keboan. Upacara adat itu bentuk rasa syukur para petani dan juga bersih desa.

Baca Juga: Tari Jaripah Banyuwangi Sambut Hangat Peserta Media Gathering Pertamina 2026

Roh merasuki warga saat berkunjung ke kediaman Kepala Desa Aliyan, Anton Sujarwo. Warga yang kesurupan meminta agar adat Tradisi Keboan tetap diselenggarakan.

“Saiki wayahe selametan nang Mbah Buyut, tak enteni kok gak ono. Ayo Pak Lurah dilaksanakno, gak usah rame rame, sederhana ae. Ayo ben wong-wong seng teko gak rame. Ayo pak lurah saksenono (Sekarang waktunya selamatan ke nenek moyang, ditunggu tapi tidak ada. Ayo Pak Lurah dilaksanakan, tidak perlu rame-rame, sederhana saja. Biar orang-orang tidak datang beramai-ramai),” ujar warga yang kerasukan.

“Ayo! Desone pak lurah, rakyat pak lurah ben aman pak, ben selamet kabeh (Ayo desanya Pak Lurah, rakyat Pak Lurah agar aman dan selamat semua),” lanjut pria yang mengenakan atribut Keboan.

Baca Juga: PTPN I Jelaskan Kronologi Penanganan Kebakaran di Kebun Kampe Banyuwangi

Menurut Anton Sujarwo, kesurupan roh leluhur sudah sering terjadi menjelang Bulan Suro. Pria yang kesurupan rupanya keturunan Buyut Wongso Kenongo. Tokoh sekaligus leluhur Desa Aliyan di zaman dahulu kala.

Menanggapi kejadian itu, Anton melakukan koordinasi dengan tokoh masyarakat setempat. Mengingat saat ini Banyuwangi masih dalam pelaksanaan PPKM Darurat.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

“Kami masih koordinasi, mengingat hal ini sudah menjadi tradisi warga Desa Aliyan sendiri,” tegasnya.

Tradisi Keboan sendiri dipercaya sebagai ritual tolak bala mengusir wabah pagebluk dan terhindar dari marabahaya negatif.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.