Sabtu, 25 Jul 2026 19:06 WIB

Dikendalikan dari Lapas, Sabu 126,6 Kg Gagal Beredar

Sabu didapat dari pelaku RC yang masih buron. Foto: ANTARA/Asprilla Dwi Adha via Republika.
Sabu didapat dari pelaku RC yang masih buron. Foto: ANTARA/Asprilla Dwi Adha via Republika.

jatimnow.com - Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimantan Utara menggagalkan peredaran dan mengungkap kasus 126,6 kilogram sabu yang dikendalikan narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bontang, Kalimantan Timur. Sebanyak lima orang ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka.

"Lima tersangkanya diamankan di Tanjung Selor, Bulungan pada hari Ahad (8/8/2021), sekitar pukul 16.00 Wita," kata Kapolda Kaltara Irjen Bambang Kristiyono saat menyampaikan keterangan pers di Mapolda Kaltara, Tanjung Selor, Senin (9/8/2021).

Baca Juga: Polres Jember Ringkus 31 Pengedar dan Sita Ratusan Gram Sabu

Bambang mengatakan, para tersangka yang diamankan tersebut berinisial SY (42 tahun), JE (38), AJ (27), dan RE (41) yang merupakan kurir. Sedangkan DK (47) adalah pengendali dari Lapas Bontang.

Penangkapan para tersangka berdasarkan hasil pengembangan dan penyelidikan Tim Ditresnarkoba Polda Kaltara, yang mengarah kepada SY dan JE. Setelah dilakukan penggeledahan di mobil, ditemukan lima tas yang berisi narkotika jenis sabu sebanyak 100 bungkus plastik bening ukuran besar.

"Dari hasil interogasi terhadap tersangka, narkotika jenis sabu-sabu tersebut akan diantarkan Ke Kabupaten Kutai Timur dan Kota Bontang Kalimantan Timur," kata Bambang.

Tim Ditresnarkoba langsung berangkat ke tujuan dengan membawa tersangka dan barang bukti. Dengan menggunakan teknik penyelidikan control delivery, aparat berhasil menangkap dua tersangka yang berperan sebagai penerima barang narkotika jenis sabu tersangka AJ dan RE di Sanggata, Kutai Timur.

Baca Juga: Dalam Tiga Bulan, Polres Lamongan Ciduk 40 Pengedar Narkotika

Kemudian dilakukan pengembangan ke Bontang dan ditangkap seseorang yang merupakan pengendali atau pemilik barang tersangka DK di Lapas Kelas IIA Tarakan. Dari hasil interogasi, tersangka mengaku mendapatkan sabu tersebut dari temannya yang bernama RC.

"Masih ada seorang DPO yang berinisial RC yang belum tertangkap sampai hari ini dan yang bersangkutan sudah di jadikan DPO untuk dilakukan pencarian," kata Bambang.

Kelima tersangka diancam Pasal 114 ayat (2) subs Pasal 112 ayat (2) juncto Pasal 132 (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Mereka terancaman pidana paling singkat 5 tahun dan paling lama seumur hidup atau hukuman mati.

Baca Juga: Gerebek Kontrakan di Babat, Polres Lamongan Ringkus Residivis Pengedar Narkoba

Lihat Artikel Asli

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.