Selasa, 28 Jul 2026 22:45 WIB

Pemilik Balon Udara yang Meledak di Ponorogo Diburu Polisi

Polsek Sumoroto melakukan olah TKP ledakan balon udara di Kauman, Ponorogo.
Polsek Sumoroto melakukan olah TKP ledakan balon udara di Kauman, Ponorogo.

jatimnow.com - Kepolisian mengusut ledakan balon udara yang merusak tiga rumah warga dan gedung SMP di Desa Sumoroto, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, Jumat (6/8/2021).

Kapolsek Sumoroto, AKBP Nyoto memastikan pihaknya sudah melakukan olah TKP. Hasilnya, barang bukti berupa pecahan kaca dan material serpihan jendela diamankan.

Baca Juga: Ratusan Prajurit TNI Turun Gunung Bangun Infrastruktur Desa di Ponorogo

"Juga ada 20 sisa petasan yang belum meletus. Terus ada pula selongsong bekas petasan," ujar Nyoto.

Dari keterangan saksi, balon udara terbang dari arah selatan. Berbekal barang bukti dan keterangan saksi inilah, polisi memastikan segera memburu pelaku.

"Kami memburu pelaku. Karena kalau dibiarkan bisa menjadi-jadi," kata mantan Kapolsek Jambon, itu.

Baca juga : Balon Udara Meledak, Rusak Tiga Rumah dan Bangunan Sekolah

Baca Juga: Sambut 100 Tahun, Gontor Siapkan Buku Rekam Jejak dan Kontribusi Bagi Bangsa

Nyoto mengungkap, pada momentum Idul Fitri dan Idul Adha lalu, pihaknya berjaga dan memburu penerbang balon udara. Jarangnya penjagaan ini, bisa saja dimanfaatkan oknum untuk menerbangkan benda rakitan tersebut.

"Saat itu kami jaga ketat. Takut kami sita. Jadi tidak ada yang menerbangkan balon udara. Ini malah sekarang menerbangkannya," sambungnya.

Sebelumnya, Sedikitnya 3 rumah dan 1 bangunan sekolah SMP terdampak letusan balon udara, Jumat (6/8/2021). Tepatnya di Desa Sumoroto, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo. Ledakan terdengar hingga radius tiga kilometer.

Baca Juga: Vulcan Flow Ponorogo, Tawarkan Konsep Industrial Raw dan Ragam Menu Murah

"Satu rumah rusak berat sampai kaca jendelanya pecah. Juga satu sekolah SMPN 2 Kauman yang harus menanggung kerugian, " ujar Kapolsek Sumoroto, AKBP Nyoto, Jumat siang.

Dari hasil olah TKP, lanjut Nyoto, kejadian sempat menghebohkan warga setempat karena terjadi pada pukul 05.45 wib. Ada balon udara yang jatuh tepat di atap teras rumah warga.

"Tidak ada korban jiwa. Tapi kerugian materiil karena kaca ada yang pecah, belum atap sekolah juga," pungkas

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.