Sabtu, 06 Jun 2026 19:03 WIB

Jatim Memilih

Datangi CFD Bungkul, Emil Dardak Dicurhati Pedagang

Cawagub Jatim Emil Dardak bersama istri berdialog dengan warga Surabaya, di CFD Bungkul sembari makan semanggi.
Cawagub Jatim Emil Dardak bersama istri berdialog dengan warga Surabaya, di CFD Bungkul sembari makan semanggi.

jatimnow.com - Calon Wakil Gubernur nomor urut Satu, Emil Elistianto Dardak, beserta istri Arumi Bachsin menikmati suasana pagi di Arena Car Free Day (CFD) kota Surabaya, Minggu (4/3/2018).

Kedatangan pasangan keluarga muda itu, seketika membuat heboh para pengunjung yang sedang berolahraga kecil. Sembari menepi mereka duduk di trotoar sambil makan semangi.

Baca Juga: Gugatan Paslon 03 Dismissal, Pasangan Gabah Menangkan Pilbup Tulungagung

Emil sendiri sengaja datang ke CFD taman Bungkul untuk menyapa warga kota pahlawan dan melihat potensi bisnis di arena CFD. Tak hanya mendapat sapaan, kedatangan Emil tersebut mendapat 'curhatan' dari para pedagang.

Seperti yang dituturkan oleh Agnia, pedagang mukena yang biasa berjualan di CFD Bungkul. Agnia mengeluh karena para penjual di disana sering mendapatkan laragan untuk berjualan di trotoar.

"Kami sering dilarang berjualan di trotoar padahal kami berjualan beberapa jam saja setiap minggunya. Mungkin seminggu sekali hanya dua jam saja," ujar Agnia mewakili aspirasi puluhan PKL dadakan lainnya di sekitaran Taman Bungkul.

Agnia membandingkan dengan beberapa tempat lainnya seperti halnya Pasar Keputran atau Pasar Kembang yang sampai ke jalan raya itukan setiap hari, setiap pagi masih diperbolehhkan.

"Kita ingin meminta jalan tengahnya, ada solusi bagi kami untuk bisa mengais rejeki di CFD ini," tutur Agnia kepada Emil.

Baca Juga: MK Tolak Gugatan Paslon 01, Sugiri Sancoko-Lisdyarita Menangkan Pilbup Ponorogo

Menanggapi keluhan pedagang CFD, Emil menyatakan penataan Daerah tentunya menjadi kewenangan dari setiap Pemerintah Kabupaten atau Kota. Pemerintah Provinsi tentunya hanya dapat mendorong pertumbuhan UMKM ini bisa berkembang lebih baik.

"Secara pribadi saya yakin tanpa pedagang CFD juga tidak akan rame dan saya yakin bila semuanya duduk bersama pasti akan menemukan jalan keluar dari permasalahan ini, Pedagang harus bisa memahami pemerintah mengambil prespektif ini dan sebaliknya pemerintah daerah melakukan hal yang sama untuk menemukan jalan tengahnya," jelas Emil.

Lebih jauh kata Emil CFD memberikan kesempatan antara penjual dan pembeli. Pembeli di CFD ini mencari barang yang tentunya tidak setiap hari di jual di toko, atau bisa saja sesuatu barang yang unik.

Baca Juga: Ini Persiapan Paslon Pilbup Tulungagung jelang Sidang Gugatan Pilkada di MK

"CFD ini bisa juga menjadi kesempatan seseorang untuk mengenalkan sesuatu yang baru, produk unik, promosi inovasi itu disini. Ini merupakan suatu kesempatan anak-anak kampus, mahasiswa mendisplay apa yang baru," pungkas Emil.

Reporter: Fahrizal Tito

Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.