Minggu, 26 Jul 2026 17:33 WIB

Pilpres 2024

Pengamat: Siapapun Capresnya, Khofifah Cawapresnya

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa (Foto: Dok. jatimnow.com)
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa (Foto: Dok. jatimnow.com)

jatimnow.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dinilai layak untuk mengikuti kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Mentan Menteri Sosial itu disebut memiliki daya tarik menjadi calon wakil presiden (cawapres) berduet dengan siapapun calon presidennya (capresnya).

"Sejak lama, sejak zamannya Gus Dur (Presiden RI ke 4 KH Abdurrahman Wahid), Bu Khofifah levelnya nasional. Mulai menjadi menteri, Ketua Umum PP Muslimat NU, levelnya sudah nasional dalam konteks pemilihan presiden," ujar Pengamat Politik Surabaya Survei Center (SSC), Mochtar W Oetomo, Senin (31/5/2021) malam.

Baca Juga: Dosen Ilmu Politik Unesa Soroti Konsolidasi Kekuasaan-Strategi Geopolitik Nasional

Meski pilpres masih cukup panjang, tapi wacana duet pasangan capres-capres sudah mencuat. Menurut Mochtar, Pilpres 2024 memang menarik dan menjadi 'pasar bebas' karena Presiden Jokowi sudah menjabat dua periode.

Ada beberapa kepala daerah setingkat gubernur yang namanya masuk dalam bursa survei menjadi capres maupun cawapres. Di antaranya Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan hingga Gubernur Jabar Ridwan Kamil.

Sedangkan tokoh di luar kepala daerah seperti Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto hingga Ketua DPR RI Puan Maharani juga namanya terus disebut-sebut sebagai kandidat.

Pengamat Politik Surabaya Survei Center (SSC), Mochtar W OetomoPengamat Politik Surabaya Survei Center (SSC), Mochtar W Oetomo

Mochtar yang juga staf pengajar Universitas Trunojoyo Madura (UTM) ini menambahkan, ada tiga nilai plus yang dimiliki Gubernur Khofifah untuk mengikuti kontestasi Pilpres 2024.

Baca Juga: Menyoal Konsistensi Komunikasi Publlik Pejabat Negara

"Bu Khofifah memiliki nilai plus. Pertama, Jawa Timur sebagai barometer nasional. Karena Jawa Timur memiliki jumlah penduduk sekitar 40 juta jiwa dan wilayahnya sangat luas," ungkap dia.

"Kedua, Khofifah sebagai representatif dari Nahdlatul Ulama (NU), representatif nahdliyin dan itu tidak dimiliki kandidat lain atau kepala daerah lainnya. Di mana NU menjadi varian penting dalam kontestasi nasional termasuk Pilpres," tutur Mochtar.

Mochtar menambahkan, nilai plus ketiga yang dimiliki Khofifah adalah reprsentasi perempuan.

"Calon presiden banyak disebut pengamat dan lembaga survei, didominasi laki-laki seperti Anies Baswedan, Ganjar, Ridwan Kamil, Prabowo Subianto," terang dia.

Baca Juga: PKS Jatim Siapkan Pasukan Trainer API, Cetak Pemimpin Lewat Sistem

"Sedangkan Khofifah memiliki nilai plus pada positioning perempuan. Karena lebih dari separuh jumlah pemilih di pilpres adalah perempuan. Biasanya, loyal terhadap pilihannya dan berdasarkan data ke TPS lebih banyak perempuan daripada laki-laki," sambung Mochtar.

Menurutnya, dari berbagai keunggulan tersebut, mestinya bukan hal berat bagi Khofifah untuk berkontestasi di Pilpres 2024, baik sebagai capres maupun cawapres.

"Ada peluang besar bagi Khofifah sebagai capres atau cawapres. Bahkan siapapun capresnya, cawapresnya Khofifah Indar Parawansa," tandas Mochtar.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.