Sabtu, 06 Jun 2026 21:29 WIB

Analisa Mantan Kepala Kamar Mesin Kapal Selam KRI Nanggala-402

Mantan Kepala Kamar Mesin Kapal Selam KRI Nanggala-402, Laksamana TNI (Purn) Frans Wuwung
Mantan Kepala Kamar Mesin Kapal Selam KRI Nanggala-402, Laksamana TNI (Purn) Frans Wuwung

jatimnow.com - Mantan Kepala Kamar Mesin (KKM) KRI Nanggala-402, Laksamana TNI (Purn) Frans Wuwung menyebut ada beberapa faktor yang bisa menjadi penyebab hilangnya kontak kapal selam tersebut, salah satunya blackout.

"Ada satu hal yang paling berbahaya, bukan karena blackout. Namun, rasanya sulit terjadi, yakni ruang baterai dipenuhi oleh air laut. Tapi itu hampir susah untuk terjadi. Wong dia (kapal) baru siap mau berlayar dan baru menyelam, terus kok bisa kebocoran," ujar Frans, Jumat (23/4/2021).

Baca Juga: KRI Bima Suci Lanjut Etape 5, Misi Diplomasi Maritim Berlanjut

Frans menyebut, banjirnya area baterai itu bisa terjadi jika kapal selam melebihi batas kedalaman, sekitar 200-300 meter di dasar laut, maka kekuatan bertahan kapal itu hanya selama 4 hari.

"Saya setuju KSAL. Tapi harus kedalaman diizinkan. Kalau lebih dari yang diizinkan sudah tidak ada cerita. Kemampuan bertahan, kalau kejadian sekarang ini, ya perhitungan saya Sabtu, kalau dia ada di kedalaman misal di 200 meter, sampai Sabtu (mungkin bertahan)," jelasnya.

Baca Juga: Bangun Mental Petarung , Pangkoarmada II Ikuti Pengarahan Strategis TNI AL

Menurut pengalamannya, penyebab hilangnya kontak KRI Nanggala-402 karena kerusakan pada konverter kapal. Yang fungsinya mengubah arus DC ke AC.

"Analisa saya bahwa yang namanya blackout berarti power loss, peralatan tidak bisa digerakkan dan kemudi pada kedudukan menyelam," ungkap pria yang sudah menjadi KKM KRI Nanggala-402 sejak 1985 tersebut.

Baca Juga: Perkuat Silaturahmi Koarmada II Hadiri Halal Bihalal PPAL di Surabaya

Sehingga, menyebabkan gangguan pada konverter dan mesin terpaksa berhenti.

"Motor sudah berhenti, tetapi sudah menuju turun. Dan barangkali ABK ada something terlalu lama mencari penyebab blackout itu. Analisa saya konverternya ada gangguan," terangnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.