Senin, 27 Jul 2026 00:06 WIB

Sumur Tua Pertamina di Indramayu Semburkan Gas dan Api Setinggi 5 Meter

Semburan api dari gas liar di Desa Sukaperna, Tukdana, Indramayu, Jawa Barat (Foto: Antara /Dedhez Anggara via Republika)
Semburan api dari gas liar di Desa Sukaperna, Tukdana, Indramayu, Jawa Barat (Foto: Antara /Dedhez Anggara via Republika)

jatimnow.com - Masyarakat di Blok Cilembu, Desa Sukaperna, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu, sempat panik dengan semburan gas dan api yang keluar dari sumur tua milik Pertamina.

Bahkan, kuatnya semburan gas, api dan lumpur setinggi lima meter itu terdengar cukup keras hingga jarak lima kilometer dari lokasi.

Baca Juga: PGN Raih Penghargaan GCG 2026, Perkuat Tata Kelola di Tengah Disrupsi AI

Munculnya semburan gas, api dan lumpur itu, menambah peristiwa migas di Kabupaten Indramayu. Sebalumnya, pada Senin kemarin, kilang Pertamian UP VI Balongan mengalami kebakaran.

Menteri ESDM Arifin Tasrif saat berkunjung ke kilang Balongan, Sabtu (3/4) mengatakan, penyebab kebakaran masih dalam proses investigasi. Tidak hanya dari kalangan internal, kata dia, investigasi juga dilakukan pihak eksternal.

Sementara peristiwa kedua migas di Indramayu adalah semburan keras gas, api dan lumpur yang terjadi di Desa Sukaperna, Sabtu (3/4). Belum diketahui juga penyebab terjadinya semburan gas dan api liar tersebut.

Yang pasti, semburan gas, api dan lumpur itu berasal dari sumur tua milik Pertamina yang dibiarkan 'tidur'. Lokasi sumur tua ini berjarak tak lebih 500 meter dari permukiman warga setempat.

Semburan gas bercampur lumpur dan api itu tiba-tiba muncul di area bekas sumur minyak tua milik Pertamina. Lokasinya hanya berjarak sekira 500 meter dari permukiman warga.

Baca Juga: Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru, Pertamax Naik Signifikan

Pertamina dalam beberapa tahun ini memang gencar melakukan pencarian sumber-sumber minyak baru di wilayah Kabupaten Indramayu. Tak hanya wilayah daratan, tapi juga lepas pantai.

Belum diperolah keterangan dari pihak Pertamina maupun aparat kepolisian di kecamatan tersebut menyangkut semburan liar gas dan api dari sumur tua tersebut.

 

Baca Juga: PGN Pasok Gas Bumi ke RSUP Sardjito, Dorong Green Hospital

Lihat Artikel Asli

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

 

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.