Jumat, 12 Jun 2026 05:29 WIB

22 Mumi Raja dan Ratu akan Diarak ke Museum Nasional Mesir

Mumi di Mesir (Foto: Google.com)
Mumi di Mesir (Foto: Google.com)

jatimnow.com - Sebanyak 22 mumi yang terdiri dari 18 raja dan empat ratu, dipindahkan dari Museum klasik di Tharir ke tempat yang baru sejauh 5 kilometer.

Seluruh mumi yang menjadi warisan sejarah Mesir itu akan ditempatkan di Museum Nasional Peradaban Mesir untuk dipamerkan.

Baca Juga: Penjarahan dan Pengrusakan Museum di Kediri Dikecam Pecinta Sejarah dan Budaya

Pemindahan tersebut dirancang menjadi parade besar sehingga bisa disaksikan banyak orang. Setiap mumi akan dibawa dengan kendaraan yang ketat dilengkapi dengan peredam kejut khusus dan dikelilingi iring-iringan mobil, termasuk ada replika kereta perang yang ditarik kuda.

Mumi ditempatkan dalam kotak khusus berisi nitrogen untuk membantu melindungi mereka dari keadaan di luar.

"Kementerian Pariwisata dan Purbakala telah melakukan yang terbaik untuk memastikan bahwa mumi telah distabilkan, dilestarikan, dan dikemas dalam lingkungan suhu tertentu," kata Salima Ikram, profesor Egyptology di Universitas Amerika di Kairo, dilansir dari BBC, Sabtu (3/4).

Di antara mumi itu, ialah Raja Ramses II, Raja Seqenenre Tao, Raja Tuthmose III dan Ratu Hatshepsut, yang mulai dipamerkan pada bulan ini.

Otoritas Mesir berharap museum baru, yang dibuka sepenuhnya bulan ini, akan membantu merevitalisasi pariwisata sebagai sumber utama mata uang asing bagi negara.

Industri pariwisata telah terpukul oleh turbulensi politik selama dekade terakhir, dan baru-baru ini oleh pandemi.

Untuk membangkitkan sektor itu, pada mulai 18 April akan mulai dibuka pameran Mumi yang bertempat di Royal Hall of Mummies ke publik.

Baca Juga: Pemkab Ponorogo Siapkan Museum Transit untuk Artefak Cagar Budaya

Aula tersebut telah dirancang sedemikian rupa sehingga pengunjung seolah berada di Lembah Para Raja di Luxor.

Mumi-mumi itu ditemukan pada tahun 1881 dan 1898 di reruntuhan Thebes, ibu kota kuno Mesir. Ikram mengatakan, mumi tersebut kemudian dipindahkan ke makam lain demi keamanan. Sedangkan sebagian besar sisa-sisa penguasa kuno dibawa dari Luxor ke Kairo melalui perahu di Sungai Nil.

Beberapa diangkut dengan gerbong kereta api kelas satu. Selama seabad terakhir, seluruh mumi yang ditemukan itu ditempatkan di Museum Mesir yang ikonik dan dikunjungi oleh turis dari seluruh dunia.

Di sisi lain, memamerkan mumi Mesir kuno telah lama menjadi perdebatan. Banyak cendekiawan Muslim meyakini orang yang telah meninggal harus diperlakukan dengan bermartabat dan hormat dan tidak ditampilkan sebagai keingintahuan.

Pada tahun 1980, Presiden Anwar Sadat memerintahkan penutupan Ruang Mumi Kerajaan di Museum Mesir, dengan alasan ruang itu menodai orang mati. Dia ingin mumi dikuburkan kembali, meskipun keinginannya tidak terpenuhi.

Baca Juga: Ketua Komisi E DPRD Jatim Dorong Digitalisasi Museum Mpu Tantular

 

Lihat Artikel Asli

DisclaimerBerita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

 

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.