Rabu, 22 Jul 2026 17:37 WIB

Perjalanan Pengusaha Fashion di Gresik Lepas dari Dampak Pandemi

Salah saru produk Fany Art, pengusaha fashion di Gresik
Salah saru produk Fany Art, pengusaha fashion di Gresik

jatimnow.com - Pandemi Covid-19 yang sudah berjalan selama satu tahun terakhir menjadi seleksi alam bagi pengusaha, terlebih bagi pengusaha kelas menengah seperti perusahaan home industri dan UMKM.

Tak heran jika banyak pengusaha kelas menengah yang gulung tikar karena tidak bisa mempertahankan bisnisnya. Bahkan bagi pengusaha yang masih bertahan, itupun harus bekerja keras untuk bisa menyelamatkan usahanya.

Baca Juga: Demam Piala Dunia 2026 Warnai MPLS di SMP Muhammadiyah 12 Gresik Kota Baru

Fany Art, salah seorang pengusaha fashion asal Gresik tak memungkiri jika usaha yang dirintisnya sempat mengalami titik terendah di awal-awal pandemi. Dirinya terpaksa harus merumahkan sebagian pekerja karena tak mampu menggaji.

"Awal-awal pandemi adalah masa-masa sulit yang harus kami hadapi. Usaha yang kami rintis tiba-tiba saja berantakan karena produk kami tak direspon pasar," ungkap Fany, Rabu (10/3/2021).

Namun Fany tak ingin usaha fashion yang dirintisnya itu hancur lebur. Dia memutar otak untuk kembali memproduksi dan memasarkan brand Mekar Fashion yang memproduksi tas fashion dan handycraft.

Sebagian pekerja yang sebelumnya dirumahkan kembali dipanggil untuk bekerja. Produk-produk baru kemudian digagas dengan desain-desain yang lebih fresh dan menarik agar bisa mencuri perhatian pasar. Strategi pemasaran juga lebih difokuskan secara online.

"Anjuran di rumah saja membuat orang lebih banyak memegang handphone, karena itu saya berpikir bagaimana cara membuat tampilan promosi sebagus dan semenarik mungkin secara online," paparnya.

Baca Juga: Gandeng Akademisi, PLN Edukasi Petani Gresik Gunakan Teknologi Sensor Pertanian

Jika dalam tampilan promo sebelumnya hanya menampilkan foto produk saja, kini foto produk-produknya ditampilkan bersama model yang memiliki karakter sesuai dengan segmen yang dibidik.

"Kalau segmen produknya remaja maka saya akan tampilkan produk tersebut dengan selebgram yang remaja. Sedang kalau segmen produknya dewasa, kami seringnya memilih profesional muda seperti dokter, akuntan, pengusaha dan lain sebagainya," jelas Fany.

Sedang dalam pemilihan model, selain menarik, Fany mengaku ada tambahan kriteria lain yaitu mempunyai banyak followers. Hal itu menjadi penting karena saat model ditampilkan menjadi bagian promosi maka diharapkan dapat menjadi influencer bagi para followernya.

Baca Juga: Tercebur Sumur 15 Meter, Kakek 98 Tahun di Kedamean Gresik Ditemukan Tewas

"Misal untuk saat ini saya memilih dr Fairuz Fatin yang merupakan seorang dokter estetika. Selain berwajah glowing, beliau juga memiliki banyak followers di media sosial. Selain itu dirinya juga memiliki klinik kecantikan yang setiap harinya didatangi banyak pasien," ujarnya.

Kini kerja keras Fany menuai hasil. Secara berlahan produknya kembali diserap pasar, baik dalam negeri maupun mancanegara.

"Alhamdulillah kini usaha kami mulai kembali bergeliat. Pesanan mulai banyak berdatangan dari berbagai kota besar di Indonesia. Bahkan akhir-akhir ini produk kami mulai masuk Singapura," pungkas Fany.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.