Sabtu, 06 Jun 2026 19:39 WIB

Ini Alasan Kemensos Hapus Santuan Ahli Waris Korban Covid-19

Menteri Sosial Tri Rismaharini di sela pemberian bantuan masker dan hand sanitizer ke Balai Kota Surabaya, Minggu (28/2/2021)
Menteri Sosial Tri Rismaharini di sela pemberian bantuan masker dan hand sanitizer ke Balai Kota Surabaya, Minggu (28/2/2021)

jatimnow.com - Kementerian Sosial (Kemensos) resmi menghapus santunan untuk ahli korban meninggal dunia akibat Covid-19. Selain karena menipisnya anggaran, penghapusan juga disebut karena adanya kesalahan administrasi yang terjadi sebelumnya.

Hal itu disampaikan Menteri Sosial Tri Rismaharini (Mensos Risma) di sela penyaluran bantuan masker dan hand sanitizer ke Balai Kota Surabaya, Minggu (28/2/2021).

Baca Juga: Pidato 4 Bahasa Siswa Sekolah Rakyat Sambut Kunjungan Menteri Sosial ke Gresik

"Sebetulnya dulu itu ada yang terlampaui. Jadi mestinya kebijakan seperti itu yang ngeluarin menteri, tapi saat itu yang membuat edaran mungkin bulan Juni, Plt direktur. Sebetulnya itu ndak boleh. Iitu sudah melampaui kewenangan dari direktur. Pertama kesalahan administrasi itu," terang Mensos Risma.

"Kedua, saat itu tidak dihitung sebetulnya berapa jumlah korban. Sehingga saat itu kurang duitnya. Untuk tahun lalu saja kurang. Kemudian setelah 2021, saya diminta ini gimana, banyak yang ngajukan ke saya. Terus saya tanya, bu nggak ada uangnya," sambungnya.

Baca juga:  Kemensos Hapus Santunan Korban Meninggal Akibat Covid-19

Berkaca dalam dua kesalahan itu, Risma lantas memutuskan menghentikan kebijakan pemberian santunan bagi ahli waris korban meninggal akibat Covid-19 di Tahun 2021 ini.

"Ini kan gak mungkin. Terus waktu itu diminta ngajuin, padahal kita tahu sendiri anggaran seluruh kementerian itu dipotong. Terus dapat dari mana uangnya itu. Jadi kan gak mungkin saya mengada-adakan juga dari mana," jelasnya.

Baca Juga: Vidi Aldiano Meninggal, Erick Thohir: Terima Kasih Atas Karya, Suara, dan Kenangan

Menurutnya, karena pihaknya tidak mungkin mengurangi dana untuk bantuan sosial dan bencana alam untuk meneruskan program santunan korban Covid-19 itu.

"Kan nggak mungkin yang besar di Kemensos untuk bantuan sosial (Bansos) itu, warga sudah menunggu, nggak mungkin dipindah," tuturnya.

Mantan wali kota Surabaya dua periode ini menyebut, anggaran pembangunan di Kemensos seluruhnya juga ditiadakan. Kemudian untuk meneruskan transfer dana bansos Covid-19 yang melalui PT Pos. Sehingga terpaksa juga memangkas beberapa program lain.

Baca Juga: Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia

Tidak hanya itu, Risma menyebut juga memangkas anggaran pengadaan sarana prasarana seperti truk logistik untuk dialihkan dananya ke penganan bantuan bencana alam.

"Sedangkan santunan untuk bencana alam kemarin saya hitung yang bisa hanya 3000, kurang lebih Rp 9 miliar. Itu pun saya coba revisi ada pengadaan untuk truk saya hapus. Semua diubah untuk penanganan bencana. Karena banyak berurutan bencana dari seluruh nusantara ini," papar dia.

Penghapusan dana santunan korban Covid-19 sebesar Rp 15 juta dari Kemensos di Tahun 2021 ini membuat seluruh ahli waris korban Covid-19 di Indonesia batal menerima. Di Surabaya misalnya, ada 319 ahli waris, Gresik 218, Pasuruan terdapat 47 ahli waris dan Banyuwangi 119.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.