Rabu, 22 Jul 2026 05:30 WIB

Ini Alasan Kemensos Hapus Santuan Ahli Waris Korban Covid-19

Menteri Sosial Tri Rismaharini di sela pemberian bantuan masker dan hand sanitizer ke Balai Kota Surabaya, Minggu (28/2/2021)
Menteri Sosial Tri Rismaharini di sela pemberian bantuan masker dan hand sanitizer ke Balai Kota Surabaya, Minggu (28/2/2021)

jatimnow.com - Kementerian Sosial (Kemensos) resmi menghapus santunan untuk ahli korban meninggal dunia akibat Covid-19. Selain karena menipisnya anggaran, penghapusan juga disebut karena adanya kesalahan administrasi yang terjadi sebelumnya.

Hal itu disampaikan Menteri Sosial Tri Rismaharini (Mensos Risma) di sela penyaluran bantuan masker dan hand sanitizer ke Balai Kota Surabaya, Minggu (28/2/2021).

Baca Juga: Pidato 4 Bahasa Siswa Sekolah Rakyat Sambut Kunjungan Menteri Sosial ke Gresik

"Sebetulnya dulu itu ada yang terlampaui. Jadi mestinya kebijakan seperti itu yang ngeluarin menteri, tapi saat itu yang membuat edaran mungkin bulan Juni, Plt direktur. Sebetulnya itu ndak boleh. Iitu sudah melampaui kewenangan dari direktur. Pertama kesalahan administrasi itu," terang Mensos Risma.

"Kedua, saat itu tidak dihitung sebetulnya berapa jumlah korban. Sehingga saat itu kurang duitnya. Untuk tahun lalu saja kurang. Kemudian setelah 2021, saya diminta ini gimana, banyak yang ngajukan ke saya. Terus saya tanya, bu nggak ada uangnya," sambungnya.

Baca juga:  Kemensos Hapus Santunan Korban Meninggal Akibat Covid-19

Berkaca dalam dua kesalahan itu, Risma lantas memutuskan menghentikan kebijakan pemberian santunan bagi ahli waris korban meninggal akibat Covid-19 di Tahun 2021 ini.

"Ini kan gak mungkin. Terus waktu itu diminta ngajuin, padahal kita tahu sendiri anggaran seluruh kementerian itu dipotong. Terus dapat dari mana uangnya itu. Jadi kan gak mungkin saya mengada-adakan juga dari mana," jelasnya.

Baca Juga: Vidi Aldiano Meninggal, Erick Thohir: Terima Kasih Atas Karya, Suara, dan Kenangan

Menurutnya, karena pihaknya tidak mungkin mengurangi dana untuk bantuan sosial dan bencana alam untuk meneruskan program santunan korban Covid-19 itu.

"Kan nggak mungkin yang besar di Kemensos untuk bantuan sosial (Bansos) itu, warga sudah menunggu, nggak mungkin dipindah," tuturnya.

Mantan wali kota Surabaya dua periode ini menyebut, anggaran pembangunan di Kemensos seluruhnya juga ditiadakan. Kemudian untuk meneruskan transfer dana bansos Covid-19 yang melalui PT Pos. Sehingga terpaksa juga memangkas beberapa program lain.

Baca Juga: Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia

Tidak hanya itu, Risma menyebut juga memangkas anggaran pengadaan sarana prasarana seperti truk logistik untuk dialihkan dananya ke penganan bantuan bencana alam.

"Sedangkan santunan untuk bencana alam kemarin saya hitung yang bisa hanya 3000, kurang lebih Rp 9 miliar. Itu pun saya coba revisi ada pengadaan untuk truk saya hapus. Semua diubah untuk penanganan bencana. Karena banyak berurutan bencana dari seluruh nusantara ini," papar dia.

Penghapusan dana santunan korban Covid-19 sebesar Rp 15 juta dari Kemensos di Tahun 2021 ini membuat seluruh ahli waris korban Covid-19 di Indonesia batal menerima. Di Surabaya misalnya, ada 319 ahli waris, Gresik 218, Pasuruan terdapat 47 ahli waris dan Banyuwangi 119.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.