Minggu, 14 Jun 2026 03:04 WIB

Diduga Jadi Korban Pelecehan, Wanita ini Polisikan Oknum Perawat RS

jatimnow.com - Seorang pasien perempuan berinisial DIS (18), melaporkan seorang oknum perawat salah satu rumah sakit (RS) di Surabaya timur ke Polrestabes Surabaya atas dugaan pelecehan seksual.

Diidampingi bidang hukum Gerakan Putra Daerah (GPD) dan dikawal belasan pendekar Pagar Nusa, perempuan asal Nganjuk itu datang ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polrestabes Surabaya, pada Selasa (23/2/2021) siang.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Hari ini kami melakukan pendampingan kepada korban untuk melaporkan dugaan pencabulan yang dilakukan oleh oknum perawat RS Haji Surabaya. Kebetulan korban adalah anggota pesilat Pagar Nusa," ujar Danny Wijaya kuasa hukum DIS.

Ia menambahkan, bahwa laporan hari ini sudah selesai dan selanjutkan korban akan menjalani pemeriksaan psikiater di Polda Jatim.

"Untuk selanjutnya, pihak kepolisian melakukan pemeriksaan dan visum. Dan kita tunggu hasil dari kepolisian," kata Danny.

Sementara, DIS mengaku kecewa dan masih trauma jika mengingat kejadian tersebut. Diceritakannya dugaan pelecehan seksual dialaminya itu saat ia sedang dirawat atas sakit lambung yang dideritanya.

Kejadiannya pada Minggu (21/2/2021) sekitar pukul 03.00 Wib. Saat itu korban tidak sadar diri, dengan diantar suami dan temannya untuk berobat ke RS tersebut.

Setelah sampai di RS, ia sadar namun kondisi lemas. Lalu dibawa ke ruang IGD oleh oknum perawat tersebut dengan menggunakan brankar dorong.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Setelah didalam ruangan, diduga terjadi pelecehan terhadap korban. Korban diremas payudaranya oleh oknum perawat RS tersebut.

"Saya merasa trauma dan kecewa atas ulah oknum perawat. Dia sangat sengaja meremas payudara saya, dia mencari kesempatan di saat kondisi saya lemah," kata korban.

Ia juga mengatakan bahwa baru kali ini dilecehkan oleh oknum perawat rumah sakit.

"Saat itu saya sakit lambung, dia melakukan tensi di lengan kiri saya. Dua kali dia menyenggol payudara saya. Setelah mencopot tensi, dia meremas payudara saya. Beberapa menit kemudian dia langsung keluar ruangan," ujar dia.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Saya tidak sempat memberontak, karena kondisi saya lemas. Setelah pulang dari rumah sakit, saya cerita pada suami," terang korban.

Menurutnya, datang ke Polrestabes Surabaya, untuk memperoleh keadilan hukum.

"Saya berharap ada keadilan hukum, supaya tidak ada korban lagi disuatu saat nanti," pungkasnya.

Berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP-B/172/II/RES/1.24./RESKRIM/SPKT/Polrestabes Surabaya, oknum perawat RS itu dijerat tindak pidana pencabulan yaitu Pasal 289 KUHP atau Pasal 290 KUHP.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Imigrasi Surabaya Sebar 400 Akun APOA untuk Awasi Orang Asing

Imigrasi Surabaya memperkuat pengawasan orang asing melalui APOA dengan 400 akun aktif dan melibatkan hotel, kampus, hingga perusahaan.